Suara.com - Pemain Timnas Jepang, Daichi Kamada, blak-blakan bahwa ada perbedaan kualitas ketika melawan Australia dan Timnas Indonesia. Secara tersirat, ia menyampaikan bahwa level skuat Garuda masih di bawah.
Sebagai informasi, Jepang menelan kekalahan pertamanya di babak kualifikasi melawan Australia dengan skor 1-0. Pada laga itu, Kamada tampil 90 menit sebagai kapten tim menggantikan Wataru Endo yang duduk di bangku cadangan.
"Ada perbedaan kualitas antara Australia dan Indonesia, dan bermain di kandang dan tandang sama sekali berbeda," tutur Kamada, dikutip dari media Jepang Soccer Digest.
Daichi Kamada kemudian menceritakan proses gol keduanya yang indah ke gawang Indonesia dalam kemenangan telak 6-0 melawan Indonesia di Stadion Suita, Osaka, Selasa (10/6/2026).
Gol kedua Kamada pada pertandingan ini tercipta pada menit ke-45+5 dengan aksi dribble melewati tiga pemain, mulai Mees Hilgers, Jay Idzes, dan berakhir Emil Audero dengan penyelesaian "dingin" mencungkil bola.
"Take (Kubo) menghadapi lawan dengan baik dan memberikan umpan terobosan yang bagus kepada saya. Setelah itu, pemain bertahan lawan terus bergerak ke arah yang memudahkan saya menggiring bola, jadi saya hanya perlu memasukkan bola dengan tenang," kata pemain yang menjuarai Piala FA bersama Crystal Palace itu, dikutip dari media Jepang Soccer Digest, Rabu.
Itu adalah gol kedua Kamada pada pertandingan itu, setelah gol sundulannya pada menit ke-15.
Penampilan ini melanjutkan penampilan apiknya melawan Indonesia pada pertemuan pertama, November lalu, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Kala itu, aksi Kamada membuahkan gol pembuka Jepang yang lahir dari gol bunuh diri Justin Hubner.
Total, gelandang serang berusia 28 tahun itu sudah mencetak 11 gol dan lima assist dari 42 penampilannya bersama Samurai Biru.
Baca Juga: Dihajar 6 Gol Tanpa Balas oleh Jepang, Timnas Indonesia Memang Layak untuk Kalah!
Kemenangan ini membuat Jepang menutup laga kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kesan manis setelah pada dua laga sebelumnya tak sanggup meraih kemenangan dan mencetak gol.
Dikutip dari media Jepang Gekisaka, Kamada menambahkan, "Saya pikir seiring dengan semakin banyaknya pertandingan yang kami mainkan, kami akan menghadapi banyak masalah dan kendala, jadi saya harap kami dapat bersatu sebagai satu tim dan mengatasi kendala yang muncul setiap saat".
Pada pertandingan ini, pelatih Hajime Moriyasu melakukan sembilan perubahan dalam 11 pertamanya dari kekalahan melawan Australia.
Junnosuke Suzuki dan Shunsuke Mito menjadi dua debutan baru yang masuk sebagai pemain starter, sebelum kemudian Kodai Sano dan Ryunosuke Sato menyusul mereka berdua pada babak kedua.
"Tujuan kami sebagai tim adalah bermain dengan baik, tidak peduli siapa yang bermain," tutur Kamada.
Sementara itu, Australia memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 mendampingi Timnas Jepang seusai mengalahkan Timnas Arab Saudi 2-1 pada pertandingan Grup C di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Rabu dini hari WIB.
Berita Terkait
-
Dihajar 6 Gol Tanpa Balas oleh Jepang, Timnas Indonesia Memang Layak untuk Kalah!
-
Kembali Dicoret Patrick Kluivert, Masa Pratama Arhan di Timnas Telah Usai?
-
Intip Momen Prabowo Nonton Timnas, Ada yang Beda di Ruangannya
-
Kata Rasis Jepang Pasca Hajar Timnas Indonesia: Soroti Wajah Pemain Keturunan
-
Timnas Indonesia Dilumat Jepang, Media Korsel: Penak Jaman STY Toh?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan