Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, babak yang menjadi tahap krusial sekaligus paling berat dalam sejarah perjalanan Garuda.
Berhasil lolos dari ronde ketiga setelah menempati posisi keempat di Grup C, kini Indonesia akan bersaing dengan lima negara Asia lainnya demi tiket menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Namun, perjuangan Tim Merah Putih tidak akan mudah. Berdasarkan pembagian pot yang dirilis, Indonesia ditempatkan di Pot 3, yang artinya dalam satu grup kecil berisi tiga negara, mereka akan dipertemukan dengan wakil dari Pot 1 dan Pot 2, dua pot teratas yang diisi negara-negara kuat Asia.
Salah satu hal penting yang perlu dicatat, Arab Saudi tidak akan menjadi lawan Indonesia karena berasal dari grup yang sama di ronde sebelumnya, dan regulasi AFC melarang pertemuan ulang antar tim dari grup yang sama dalam fase ini.
Berikut adalah empat negara kuat yang berpotensi menjadi lawan Timnas Indonesia di ronde keempat:
1. Qatar (Pot 1)
Sebagai juara Piala Asia 2019 dan tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar menjadi salah satu lawan paling berat yang mungkin dihadapi Indonesia.
Tim ini dikenal dengan gaya permainan kolektif yang mengandalkan penguasaan bola, transisi cepat, dan lini tengah yang solid.
Mereka memiliki pengalaman bertanding di level tertinggi dan bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Indonesia.
Baca Juga: AFC Plin-plan Soal Menentukan Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
2. Arab Saudi (Pot 1)
Satu negara lagi dari Pot 1 yang mungkin jadi calon lawan Timnas Indonesia adalah Arab Saudi. Mereka merupakan salah satu negara kuat di Asia, terbukti kini menempati Ranking 58 dunia.
Namun, berbeda dari Qatar, Timnas Indonesia belakangan punya catatan bagus menghadapi Elang Hijau.
Timnas Indonesia bermain imbang di kandang Arab Saudi dan menang 2-0 di pertemuan kedua dalam Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia lalu.
3. Irak (Pot 2)
Irak adalah juara Piala Asia 2007 dan memiliki reputasi sebagai tim yang selalu tampil agresif dan penuh determinasi di ajang kualifikasi.
Dengan fisik kuat dan gaya permainan langsung, Irak bisa menyulitkan Indonesia jika tidak diantisipasi dengan baik.
Disiplin dan efisiensi akan menjadi kunci jika Garuda harus menghadapi tim yang selalu mengalahkan skuad Merah Putih dalam tiga laga terakhir yakni di Piala Asia 2023 dan ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
4. Uni Emirat Arab (Pot 2)
UEA juga merupakan calon lawan dari Pot 2 yang memiliki skuad berpengalaman dan sering tampil hingga babak akhir kualifikasi zona Asia.
Stabilitas dan teknik individu para pemain mereka bisa menjadi tantangan tersendiri. Jika bertemu UEA, Timnas Indonesia harus menampilkan performa terbaik secara mental dan taktik.
Jadwal Drawing dan Format Pertandingan
Menurut situs resmi AFC, drawing resmi ronde keempat akan digelar pada 17 Juli 2025. Enam tim yang lolos akan dibagi ke dalam dua grup (Grup A dan Grup B), masing-masing terdiri dari tiga tim.
Format pertandingan menggunakan sistem round robin satu putaran, yang berarti setiap tim hanya bermain dua kali—sekali kandang dan sekali tandang—atau di venue netral yang ditentukan.
Laga-laga ini akan dimainkan dalam jangka waktu singkat, yakni antara 6 hingga 14 Oktober 2025, dalam satu jendela FIFA agar efisien dari sisi logistik dan persiapan.
AFC hingga kini belum menetapkan negara tuan rumah untuk ronde keempat, namun Qatar dan Arab Saudi disebut sebagai kandidat kuat penyelenggara pertandingan di tempat netral.
Persiapan Garuda Jelang Ronde 4
Meski kalah telak 0-6 dari Jepang di laga terakhir ronde ketiga, kemenangan atas China menjadi kunci Indonesia menembus ronde keempat.
Ini adalah prestasi historis, karena untuk pertama kalinya Timnas Indonesia mencapai fase ini dalam Kualifikasi Piala Dunia.
Pelatih Patrick Kluivert menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh.
"Babak keempat, seperti yang saya katakan, kami harus belajar dari kekalahan besar ini," ujar Kluivert.
Ia juga menyatakan bahwa lawan-lawan yang akan dihadapi semua punya kualitas tinggi dan ambisi yang sama besar.
“Ya, tentu saja, semua peserta di babak keempat sangat kuat. Ada Oman, Palestina, dan negara-negara besar lainnya yang juga ingin lolos ke Piala Dunia, seperti kami,” tegasnya.
Dengan hanya juara grup yang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dan runner-up harus bertarung di ronde kelima, tak ada ruang untuk kesalahan. Laga dua kali akan menentukan segalanya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis