2. Taktik Formasi
Skema tiga bek belum cukup untuk menghentikan serangan Jepang, Indonesia butuh variasi lagi.
Patrick Kluivert bisa menempatkan lima bek sekaligus dengan dua bek sayap sebagai penopang sisi-sisi.
Kemudian ditambah tiga gelandang, satu gelandang bertahan dan dua gelandang tengah.
Dengan menyisakan dua ujung tombak, satu sebagai penyerang tengah dan satu lainnya penyerang bayangan.
3. Susunan Pemain
Hingga pertandingan terakhir kualifikasi round tiga, susunan pemain Timnas Indonesia belum pakem.
Kluivert masih mengotak-atik pemain, terlepas dari situasi dan kondisi yang dialami pemain.
Ini juga menjadi kelemahan Indonesia, karena pemain belum sepenuhnya klop dan mengerti satu sama lain.
Baca Juga: 4 Calon Lawan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
Itulah tiga kelemahan utama yang harus segera dibenahi Timnas Indonesia sebelum menghadapi tantangan besar di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Jika tidak diperbaiki, masalah-masalah ini bisa menjadi batu sandungan besar bagi langkah Marselino Ferdinan dan kawan-kawan menuju sejarah baru di pentas sepak bola dunia.
Dengan Round 4 yang kemungkinan akan digelar di wilayah Timur Tengah dan menghadirkan lawan-lawan kuat seperti Irak, Arab Saudi, dan Qatar, Timnas Indonesia harus tampil nyaris sempurna, bukan hanya dari sisi individu, tetapi terutama dari sisi kolektif dan taktik.
Momentum untuk mencetak sejarah lolos ke Piala Dunia sangat terbuka.
Tapi hanya bisa diraih jika Patrick Kluivert dan staf pelatih mampu memetakan dan menambal celah-celah kelemahan yang masih terlihat jelas di putaran sebelumnya.
Uji coba melawan Kuwait dan Lebanon di FIFA Matchday September mendatang harus dimaksimalkan untuk menguji solusi dari ketiga masalah utama ini.
Berita Terkait
-
4 Calon Lawan Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
-
Statistik 4 Laga Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia, Apa yang Harus Dievaluasi?
-
Catatan Pertemuan Timnas Indonesia Hadapi Peserta Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Terungkap! Masa Depan Timnas Vietnam Mulai Diragukan Publik Gara-gara Ini
-
Dua Negara yang Minta Round 4 Digelar di Tempat Netral, Indonesia Masih Diam?
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Media Belanda Tiba-tiba Heboh Soal Jens Raven Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Finalissima 2026 Batal karena Perang AS - Israel dan Iran, Begini Respons Lionel Messi
-
Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes
-
Kemenangan Depan Mati Persija Sirna, Maxwell Souza Minta Maaf ke Jakmania
-
Ditahan Imbang Persib, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Fokus Pemain Borneo FC
-
3 Pemain Ternama yang Pernah Digembleng Asisten Baru Timnas Indonesia Simon Grayson
-
Datang dengan Perasaan Sedih, Jan Olde Riekerink Bangga Dewa United Tahan Persija di JIS
-
Kata-kata Kevin Diks usai Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jadi Kapten di Bundesliga