Kehadiran pemain-pemain Amerika Latin di timnas Malaysia sempat menimbulkan kontroversi.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memulai langkah ini dengan menaturalisasi Facundo Garces.
Kabar mengenai Facundo Garces yang membela Malaysia disampaikan FAM melalui akun media sosial resmi mereka pada Senin (2/6/2025).
"Selamat Datang, Facundo Garcés!" tulis akun PSSI-nya Malaysia.
Garces, yang membela Deportivo Alaves di LaLiga Spanyol, mengaku senang bisa memperkuat tim nasional Malaysia.
"Menjadi bagian dari pemain tim nasional Malaysia adalah suatu kehormatan yang luar biasa," ujar pemain kelahiran Santa Fe, Argentina tersebut.
"Sejak tiba, saya merasakan kehangatan, semangat kekeluargaan, dan dukungan tulus dari semua pihak."
"Saya bersedia memberikan segalanya demi Malaysia," tambah pemain jebolan CA Colon ini.
Namun, proses naturalisasi Garces menuai kritik. Ia diduga tidak memiliki akar keluarga dari Malaysia dan belum pernah bermain di Liga Malaysia, karena sepanjang kariernya hanya bermain di Argentina dan Spanyol.
Baca Juga: Update Ranking FIFA Negara ASEAN: Timnas Indonesia Turun, Malaysia Melejit
Salah satu komunitas sepak bola Uruguay melalui akun X @LaCeleste turut menyoroti proses perekrutan Garces oleh FAM.
"Apakah itu sah menambahkan begitu banyak pemain tanpa latar belakang (keluarga) Malaysia? Saya ingat Timor Leste pernah dilarang beberapa tahun lalu," tulis akun tersebut.
"Yang Anda butuhkan hanyalah (pemain) yang memiliki kerabat dekat. Seorang kakek atau nenek."
"Saya yakin 100 persen, tidak ada satu pun pemain Argentina yang kakek dan nenek mereka berasal dari Malaysia. Mereka (Malaysia) sedang 'membeli' pemain. Pasti FIFA akan melarang jika ada negara Asia lain yang protes," lanjut akun tersebut.
Tudingan ini pun langsung dibantah sejumlah netizen Malaysia. Meski begitu, benarkah Garces memiliki garis keturunan dari Malaysia?
Di kolom komentar unggahan FAM, sejumlah warganet Malaysia turut mempertanyakan asal-usul keluarga Garces.
"Nenek dia orang Parit Sulong, Batu Pahat, kan?" tulis salah satu netizen Malaysia.
Berita Terkait
-
Respon Pelatih Malaysia U-23 Bakal Bentrok Lawan Timnas Indonesia U-23
-
AFC Tunjuk Qatar dan Arab Saudi Jadi Tuan Rumah, FIFA Diminta Investigasi
-
Hancurkan Malaysia 4-0, Timnas Putri Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19 2025
-
Rasa Cinta Pemain Naturalisasi Malaysia Baru Tumbuh tapi Ngeluh Kepanasan
-
AFC Umumkan Qatar dan Arab Saudi Tuan Rumah Ronde 4, Protes Irak dan UEA Tak Didengar!
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo