Pelatih asal Italia tersebut memang datang ke Arab Saudi dengan rekam jejak gemilang, yaitu saat sukses membawa Italia menjuarai Piala Eropa 2020.
Namun, harapan tersebut tak terwujud di lapangan. Dalam laga pembuka ronde ketiga, Arab Saudi harus ditahan imbang 1-1 oleh Indonesia di Jeddah pada September 2024. Performa Elang Hijau terus menurun, sehingga mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat pertandingan.
Satu-satunya kesuksesan tersebut terjadi saat melawan China, lalu imbang melawan Bahrain dan Indonesia, dan kemudian takluk di tangan Jepang.
Serangkaian hasil negatif tersebut membuat Asosiasi Sepak Bola Arab Saudi mengambil sikap tegas. Roberto Mancini diberhentikan pada Oktober 2024 dan posisinya kemudian diberikan kepada pelatih lain.
3. Branko Ivankovic (China)
Branko Ivankovic juga menjadi nama yang harus turun dari kursi kepelatihan. Pelatih asal Kroasia tersebut memang tengah diterpa tekanan sejak pertama kali melatih China.
Keberadaannya di kursi pelatih lebih sering menjadi sasaran kritik, apalagi saat performa China terus melorot.
Sempat terjadi perbaikan saat China mampu menang atas Indonesia dan Bahrain pada Oktober dan November 2024, tapi kemudian performa tersebut kembali merosot.
Puncaknya terjadi saat China takluk tipis di Jakarta melawan Indonesia pada 5 Juni 2025, yang sekaligus menjadi akhir perjalanan The Dragon di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Perintah Pertama Erick Thohir untuk Simon Tahamata: 3 Bulan ke Depan Harus Pastikan...
Segera setelah kekalahan tersebut, CFA (Asosiasi Sepak Bola China) mengambil keputusan untuk memutus kerja sama dan memberhentikan Branko Ivankovic.
Mengapa Keberhasilan Timnas Indonesia Menggemparkan Asia?
Suksesnya Skuad Garuda melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026 bukan hanya sebuah prestasi biasa, tapi juga menjadi sinyal bahwa kualitas sepak bola Indonesia tengah naik.
Keberhasilan tersebut terjadi di tengah tantangan yang sulit, mulai dari undian grup yang sulit, tekanan dan kualitas lawan yang lebih unggul, hingga minimnya prediksi yang menjagakan Indonesia.
Selain menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia, capaian tersebut juga memberikan peringatan bagi tim-tim lain di Asia bahwa Skuad Garuda tak boleh diremehkan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes