Suara.com - Federasi Sepak Bola China (CFA) dikabarkan telah memecat Branko Ivankovic dan mengincar Shin Tae-yong sebagai suksesornya.
China gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena hanya finis di peringkat ke-5 Grup C dengan raihan 9 poin.
Imbasnya nasib Branko Ivankovic di ujung tanduk karena harus dipecat ole CFA.
Kabar pemecatan juru taktik asal Kroasia tersebut dilaporkan oleh media China, Sohu.
"Ivankovic bertemu dengan CFA untuk membahas kontraknya pada Jumat 13 Juni 2025 siang," tulis laporan Sohu.
"Dilaporkan CFA memutuskan untuk mengakhiri kontrak Ivankovic dan tim pelatihnya," sambung laporan itu.
Branko Ivankovic sendiri disebut mengakhiri kerja samanya tanpa adanya kompensasi.
Hal itu karena pelatih berusia 71 tahun ini mengambil langkah tersebut karena kegagalan dirinya sendiri.
"Tidak ada perdebatan soal pemutusan kontrak, rumornya Ivankovic ingin menghukum diri sendiri atas kegagalan ini," lanjut laporan tersebut.
Baca Juga: Shin Tae-yong Umumkan Kabar Buruk Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Menariknya usai memecat Branko Ivankovic, China dilaporkan mengincar Shin Tae-yong sebagai penggantinya.
Kabar Shin Tae-yong diincar Team Dragons tersebut diungkapkan oleh Football Asia.
"Keberhasilan Shin Tae-yong baru-baru ini dan kemampuan adaptasi taktinya dilaporkan membuatya menjadi pilihan jangka panjang yang lebih menarik," tulis Football Asia.
Saat ini, Shin Tae-yong memang sedang tidak memimpin sebuah tim usai dipecat dari timnas Indonesia.
PSSI memutuskan untuk memecat Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan timnas Indonesia pada Januari 2025 lalu.
Sebelumnya China memang sempat mengincar Shin Tae-yong, tapi pelatih asal Korea Selatan itu lebih pilih menangani skuad Garuda.
Berita Terkait
-
Cup Cup Cup... Mereka Dipecat karena Dikalahkan Timnas Indonesia
-
Isyarat Patrick Kluivert, Perlahan Ganti Taktik Timnas Indonesia Era STY
-
Patrick Kluivert Makan Korban Pertama Hingga Dipecat Tanpa Pesangon!
-
Bandingkan Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert, Arya Sinulingga Kena Semprot
-
STY Kasih Jempol Patrick Kluivert Wajib Dievaluasi Usai Timnas Indonesia Dibantai 6-0
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis