Dengan pendekatan jangka panjang yang ditawarkan Shin, China bisa membangun skuad yang kompetitif dari dasar.
2. Fleksibilitas Taktis yang Mumpuni
Salah satu keunggulan Shin Tae-yong adalah kemampuannya membaca situasi dan menyesuaikan taktik sesuai kekuatan lawan dan kondisi tim sendiri.
Ia tidak kaku dalam menerapkan satu skema permainan. Saat Indonesia kekurangan kualitas di lini pertahanan, ia bermain defensif dan pragmatis. Namun, ketika pemain memiliki potensi menyerang, Shin mampu mengoptimalkannya.
Fleksibilitas seperti ini sangat cocok dengan karakter skuad China yang selama ini sering bermasalah dengan konsistensi dan kesulitan beradaptasi saat melawan tim-tim kuat.
Kombinasi taktik ofensif dan defensif yang adaptif bisa menjadi solusi bagi China agar tampil kompetitif, bukan hanya di Asia, tetapi juga di panggung dunia.
3. Disiplin Tinggi, Sejalan dengan Visi Reformasi CFA
China Football Association (CFA) saat ini sedang melakukan reformasi besar-besaran setelah serangkaian hasil buruk dan skandal internal.
Sosok Shin Tae-yong yang terkenal dengan disiplin tinggi, etos kerja kuat, dan kedisiplinan ala Korea Selatan, sangat sesuai dengan arah perubahan yang diinginkan CFA.
Baca Juga: 3 Dampak Negatif Jordi Amat Jika Gabung Persija Jakarta, No.3 Krusial
Pengalamannya melatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018, dan membentuk kembali Timnas Indonesia dari tim pesakitan menjadi kekuatan baru Asia Tenggara, membuktikan bahwa Shin bukan hanya pelatih, tapi juga pemimpin proyek jangka panjang.
Dengan modal ini, China bisa berharap lebih dari sekadar kemenangan sesaat. Mereka bisa membentuk sistem yang kuat dan berkelanjutan.
Shin Tae-yong Tanggapi Rumor: Hanya Spekulasi
Meski banyak yang mendukung wacana Shin menjadi pelatih China, pihak sang pelatih sudah memberikan klarifikasi. Melalui perwakilannya, Shin menyatakan belum menerima tawaran apa pun dari CFA.
"Bertentangan dengan apa yang dilaporkan di media-media Indonesia, pelatih Shin Tae-yong belum menerima proposal atau kontak apa pun dari Asosiasi Sepakbola China," tulis media Korea Selatan, Chosun, dikutip Senin, 16 Juni 2025.
Saat ini, Shin Tae-yong menjabat sebagai Wakil Presiden Asosiasi Sepakbola Korea (KFA) dan Direktur Non-Eksekutif Seongnam FC di K-League.
Berita Terkait
-
Skuad Timnas Indonesia U-23 Dianggap Janggal, Media Vietnam Sorot Gerald Vanenburg
-
Naturalisasi Timnas Indonesia Dianggap Serampangan oleh Vietnam: Kami Tak akan Ikuti
-
Pemain Termahal Timnas Indonesia Jay Idzes: Saya Tak Tahu Gaji Saya
-
Jay Idzes 'Tertikung', Udinese Dikabarkan Pilih Bek Spezia untuk Gantikan Bijol
-
Alasan Jay Idzes Pantas Kalahkan Harga Pasar Mees Hilgers
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
Hasil BRI Super League: Persija Jakarta Bawa Pulang 3 Poin dari Jepara
-
Duel 'El Clasico' Indonesia Kembali ke Senayan: PSSI Restui Laga Persija vs Persib di GBK
-
Kasus Paspoorgate Dean James: Pengadilan Belanda Tolak Tuntutan NAC Breda
-
Tepis Rumor Hengkang, Pep Guardiola Tegaskan Man City Kejar Treble Domestik
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
-
Inter Milan Juara! Cristian Chivu Dedikasikan Gelar Scudetto untuk Para Pendahulu
-
Hasil Super League: Hajar PSIM 1-0, Persib Bandung Perlebar Jarak dengan Borneo FC