Namun, rumor ini bisa saja patah. Pasalnya pelatih Maung Bandung, Bojan Hodak, ragu bisa merekrut pemain keturunan di Timnas Indonesia seperti Struick.
Pelatih asal Kroasia itu ragu bisa merekrut Struick karena menganggap pemain keturunan di Timnas Indonesia punya harga yang mahal.
Harga yang dimaksud adalah nilai kontrak untuk pemain tersebut, terutama soal gaji yang dianggap di atas rata-rata pemain lokal atau pemain asing.
Biasanya, para pemain berlabel Timnas Indonesia memiliki nilai kontrak yang fantastis, baik itu pemain lokal maupun pemain keturunan.
“Saya tidak pernah menyaksikan laga mereka (pemain keturunan) termasuk banyak pertandingan sebelumnya,” buka Bojan, dikutip dari akun @kabar.timnas di Instagram.
“Tentu mereka punya kualitas untuk bermain di Persib, tapi banyak dari mereka yang terlalu mahal," pungkas eks pelatih Kuala Lumpur City FC itu.
Terlepas dari hal tersebut, banyak harapan agar Rafael Struick melanjutkan karier di Liga 1 untuk menambah menit bermainnya.
Dengan kiprahnya di Brisbane Roar, diyakini tak banyak klub Eropa atau klub luar Indonesia yang tertarik untuk merekrutnya di musim panas ini.
Alhasil, Struick diminta mengoleksi menit bermain sebanyak-banyaknya di Liga 1 karena usianya yang masih cukup muda.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Beri Hadiah Uang Segepok untuk Sang Istri
Andai bisa menggebrak Liga 1, bukan tidak mungkin pintunya untuk kembali ke Eropa atau kompetisi lebih baik akan terbuka lebar seperti apa yang ditunjukkan oleh Marselino Ferdinan.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Persib Bandung Siap Tempur Lawan Persija, Ribuan Bobotoh Bakar Semangat Pemain di Sesi Latihan
-
Link Live Streaming Persipura vs Adhyaksa FC: Laga Hidup Mati Menuju Super League
-
Persija vs Persib, Umuh Muchtar: Ini Final yang Sebenarnya
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Dean Henderson Bangga Crystal Palace Ukir Sejarah ke Final Liga Conference