Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Rafael Struick ternyata balik ke Den Haag, Belanda di tengah rumor akan gabung ke klub Liga 1.
Karier Rafael Struick saat ini menjadi sorotan pecinta sepak bola Tanah Air karena dirinya resmi berpisah dengan Brisbane Roar.
Sejatinya pemain 22 tahun tersebut pindah ke Brisbane Roar untuk mendapatkan menit bermain yang banyak.
Rafael Struick mengambil langkah berani meninggalkan ADO Den Haag yang merupakan klub mudanya.
Akan tetapi kariernya di klub Australia tersebut tidak berjalan dengan mulus.
Penyebabnya adalah Rafael Struick hanya diberikan kesempatan bermain sebanyak 10 kali dengan detail 239 menit bermain.
Striker timnas Indonesia tersebut juga tidak mampu berbicara banyak karena hanya mampu menyumbangkan satu gol saja selama berseragam Brisbane Roar.
Pada akhirnya Brisbane Roar resmi melepaskan peyerang keturunan ini usai kontraknya berakhir.
"Brisbane Roar ingin mengonfirmasi kepergian Rafael Struick yang meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir," tulis laporan Brisbane Roar.
Baca Juga: Runner Up Liga 1 2024/2025 Berpeluang 57 Persen Datangkan Rafael Struick
"Semua orang di Brisbane Roar mengucapkan terima kasih kepada Rafael atas kontribusinya musim ini dan mendoakkan kesuksesannya di masa mendatang," sambung laporan itu.
Berstatus bebas transfer atau pengangguran membuat Rafael Struick dirumorkan dengan klub baru yang disebut datang dari Liga 1 Indonesia.
Bali United dikabarkan menjadi klub yang berminat untuk mendatangkan Rafael Struick dan tengah melakukan negosiasi dengan sang pemain.
Walau begitu, dalam laporan lain yaitu Transfermarkt, bukan Bali United yang punya peluang untuk mendatangkan pemain keturunan ini.
Adalah runner up Liga 1 musim 2024/2025 yakni Dewa United yang berpeluang untuk merekrut bintang timnas Indonesia ini.
Transfermarkt menyebutkan bahwa peluang Rafael Struick gabung Dewa United sebesar 57 persen per 20 Juni 2025.
Berita Terkait
-
Ragnar Oratmangoen Pilih Bertahan di Belgia, Rumor ke Liga 1 Buyar
-
3 Klub Belanda yang Cocok untuk Nathan Tjoe-A-On usai Berpisah dengan Swansea City
-
Pemain Timnas Indonesia Beri Hadiah Uang Segepok untuk Sang Istri
-
Pemain Muda Bali United Tertantang Pahami Filosofi Sepak Bola Belanda dari Gerald Vanenburg
-
Thom Haye dan Justin Hubner 'Ganti' Cabor, Status Keduanya Masih Tanpa Klub
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Pemain Naturalisasi ke Super League: Kemajuan atau Kemunduran? Netizen Terbelah
-
Bidik Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Pasang Target Tertinggi untuk Timnas Indonesia
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
Alasan Persija Rekrut Mauro Zijlstra Demi Masa Depan