Suara.com - Persik Kediri mengungkapkan alasan merekrut mantan pelatih Timnas Malaysia, Ong Kim Swee (OKS), sebagai pelatih baru untuk menghadapi BRI Liga 1 2025/2026.
Dikutip dari laman resmi klub, Jumat, (21/6/2025), Manajer Persik Kediri Muhammad Syahid Nur Ichsan menilai Ong Kim Swee sudah menunjukkan kemampuannya bersama Persis Solo paruh musim lalu.
Ketika itu Persis Solo yang sempat terseok-seok di putaran pertama lalu lolos dari zona degradasi di musim lalu menjadi salah satu pertimbangan perekrutannya ditangani oleh Ong Kim Swee.
"Tentu kita merekrut coach OKS karena beberapa faktor, namun memang performanya bersama Persis Solo musim lalu juga menjadi pertimbangan," ujar Syahid.
"Kemudian pengenalannya terhadap sepak bola di Tanah Air, sehingga kita yakin beliau sudah mengenai kultur serta tidak perlu beradaptasi lagi," tambahnya.
Dirinya juga menambah bahwa kesamaan visi dan misi terkait tim Persik Kediri ke depan menjadi pertimbangan khusus lainnya saat memutuskan Ong Kim Swee yang juga pernah menjadi arsitek timnas Malaysia ini.
"Dalam waktu dekat tim Persik Kediri akan segera menggelar latihan perdana, tentu kami perlu duduk bareng dengan head coach mengenai banyak hal, mulai dari komposisi kerangka tim ataupun target untuk musim depan," jelas Syahid.
"Kita harapkan hadirnya coach Ong Kim Swee akan dapat meningkatkan prestasi tim kedepannya," pungkasnya.
Pelatih berkebangsaan Malaysia tersebut diresmikan oleh Persik Kediri sebagai pelatih anyar beberapa waktu lalu setelah Macan Putih memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Divaldo Alves.
Baca Juga: 3 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak Daftar Sementara Liga Indonesia All Stars, Ada Tim Promosi
Selamatkan Persis Solo
Sebelum digaet Persik Kediri, Ong Kim Swee sudah merasakan atmosfer BRi Liga 1. Ia bahkan berjasa menyelamatkan Persis Solo dari jurang degradasi.
Keberhasilan Ong Kim Swee menyelamatkan Persis Solo dari degradasi di musim lalu menjadi bukti nyata kapasitas dan pengalaman yang dimilikinya.
Saat itu, tim Laskar Sambernyawa tengah berada dalam kondisi sulit usai hasil buruk di putaran pertama. Namun, kehadiran Ong Kim Swee mampu mengubah situasi, membawa stabilitas permainan, serta menanamkan kedisiplinan dan struktur taktik yang rapi.
Di bawah asuhannya, Persis Solo mulai menunjukkan peningkatan performa secara signifikan, hingga akhirnya bisa bertahan di Liga 1. Hal inilah yang menjadi portofolio kuat bagi Ong Kim Swee dan membuat Persik Kediri tak ragu untuk mempercayakan posisi pelatih kepala kepadanya.
Nama Ong Kim Swee juga bukan sosok asing di dunia sepak bola Asia Tenggara. Ia pernah menangani berbagai level tim nasional Malaysia, termasuk U-23 dan tim senior.
Salah satu prestasi terbaiknya adalah membawa Malaysia U-23 meraih medali emas SEA Games 2011 dan tampil di Piala Asia U-23. Ia juga pernah menjadi pelatih kepala Harimau Malaya di ajang Piala AFF dan kualifikasi Piala Dunia.
Dengan segudang pengalaman tersebut, Persik Kediri berharap kehadiran Ong Kim Swee bisa membawa dampak positif, baik secara teknis maupun mentalitas pemain.
Fokus Bangun Tim yang Kompetitif
Dalam waktu dekat, pelatih asal Malaysia itu dijadwalkan akan memimpin latihan perdana Persik Kediri sebagai bagian dari persiapan menyambut musim 2025/2026.
Agenda utama yang akan dibahas adalah penyusunan komposisi pemain inti, termasuk evaluasi terhadap pemain lama dan kebutuhan perekrutan pemain baru.
Manajemen Persik menegaskan bahwa mereka tengah menyusun kerangka tim yang lebih solid dan kompetitif agar bisa bersaing di papan atas BRI Liga 1. K
esamaan visi antara Ong Kim Swee dan manajemen klub akan menjadi landasan penting dalam mewujudkan target ambisius Macan Putih musim ini.
Dengan latar belakang yang kuat, adaptasi yang cepat terhadap sepak bola Indonesia, serta reputasi sebagai pelatih yang bisa mengangkat performa tim secara instan, Ong Kim Swee kini memikul harapan besar dari publik Kediri.
Para pendukung pun berharap sang pelatih bisa membawa Persik Kediri melangkah lebih jauh dan berbicara banyak di kancah kompetisi domestik.
(Antara)
Berita Terkait
-
3 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak Daftar Sementara Liga Indonesia All Stars, Ada Tim Promosi
-
Ong Kim Swee Tak Umbar Janji Manis Usai Digaet Jadi Pelatih Persik Kediri
-
Bukan Kaleng-kaleng! Deretan Pemain Liga 1 Punya Jam Terbang Tinggi di Timnas Indonesia U-23
-
Demi Timnas Indonesia U-23, Klub Milik Anak Presiden Lepas Pemain Rp 2,6 Miliar?
-
Lepas Ze Valente, Persik Kediri Siapkan Gebrakan Besar di Musim 2025/2026?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA: Timnas Indonesia Bisa Salip Malaysia dan 3 Tim Lain usai FIFA Series
-
Jadwal Neraka Menanti, Emil Audero dan Cremonese Terpuruk Tanpa Kemenangan 10 Laga Terakhir
-
Joey Pelupessy Kena Apes di Liga Belgia, Kenapa?
-
Kebijakan Baru AFC Jadi Penyebab, Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026
-
Dibidik Klub Premier League, Bayern Munich Optimis Bisa Perpanjang Kontrak Harry Kane
-
Perbandingan Pelatih Asing, Hector Souto Jadi Terbaik Sepanjang Sejarah Timnas Futsal Indonesia
-
Direktur Olahraga Sevilla Tolak Sergio Ramos
-
Tak Terkejut, Michael Carrick Puji Kualitas Benjamin Sesko
-
5 Fakta St Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Hector Souto: Masih Terasa Sakit