- Timnas Futsal Indonesia meraih posisi 'runner-up' Piala Asia Futsal 2026 setelah kalah adu penalti melawan Iran di Jakarta.
- Pencapaian final ini merupakan prestasi terbaik sepanjang sejarah Timnas Futsal Indonesia, mengalahkan rekor perempat final sebelumnya.
- Pelatih Hector Souto dianggap pelatih asing tersukses karena membawa juara AFF 2024 dan emas SEA Games 2025.
Suara.com - Perjalanan Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 menjadi momen bersejarah yang sulit dilupakan oleh publik Tanah Air.
Bermain di Jakarta, Tim Garuda tampil luar biasa hingga menembus partai final melawan Iran di Indonesia Arena.
Ardiansyah Nur dan kolega harus puas sebagai runner-up setelah kalah adu penalti 4-5 usai bermain imbang 5-5 sampai babak tambahan.
Meski gagal juara, pencapaian ini menjadi prestasi terbaik sepanjang sejarah Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia.
Sebelumnya, hasil terbaik hanya sampai perempat final pada edisi 2022.
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan nama Hector Souto sebagai pelatih asing paling sukses menukangi Timnas Futsal Indonesia.
Pelatih asal Spanyol itu mulai memimpin sejak 2024 dan langsung membawa perubahan signifikan.
Dalam waktu singkat, Souto sukses mempersembahkan gelar juara Piala AFF Futsal 2024.
Tidak berhenti di situ, ia juga mengantar Tim Garuda meraih medali emas SEA Games 2025.
Baca Juga: Hector Souto: Masih Terasa Sakit
Puncaknya, Indonesia mampu menembus final Piala Asia Futsal 2026, pencapaian yang sebelumnya sulit dibayangkan.
Jika dibandingkan dengan pelatih asing lain, rekam jejak Souto memang paling mentereng.
Nasser Saleh dari Iran pada 2003 hanya membawa Indonesia finis di fase grup Piala Asia dan peringkat ketiga AFF.
Vic Hermans asal Belanda pada 2017 juga belum mampu membawa hasil besar di level Asia.
Kensuke Takahashi dari Jepang sempat meraih runner-up AFF 2019, namun belum menembus final Asia.
Sementara Mohammad Hashemzadeh mencatat perempat final Piala Asia 2022 dan runner-up SEA Games 2021.
Dari semua nama tersebut, hanya Hector Souto yang mampu menghadirkan konsistensi prestasi di berbagai ajang besar.
Keberhasilannya membangun mental juara dan permainan kolektif menjadi kunci kebangkitan futsal Indonesia.
Dengan capaian ini, Hector Souto layak disebut sebagai pelatih asing terbaik sepanjang sejarah Timnas Futsal Indonesia.
Berita Terkait
-
Hector Souto: Masih Terasa Sakit
-
Usai Jadi Runner-up di Piala Asia Futsal 2026, Ke Mana Langkah Timnas Futsal Indonesia Selanjutnya?
-
Futsal Indonesia di Bawah PSSI, Arya Sinulingga: Pembiayaan Kami Tanggung
-
Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah tapi Bonus Jadi Tanda Tanya Besar, Kok Bisa?
-
Usai Cetak Sejarah, Hector Souto Kritik Standar Lapangan Futsal Indonesia
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Direktur Olahraga Sevilla Tolak Sergio Ramos
-
Tak Terkejut, Michael Carrick Puji Kualitas Benjamin Sesko
-
5 Fakta St Kitts and Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Hector Souto: Masih Terasa Sakit
-
Viking Gelar Nobar Persib Bandung vs Ratchaburi FC dan Charity di Cisarua
-
Singkirkan Napoli, Klub Milik Orang Indonesia Sukses Melaju ke Semifinal Piala Italia
-
Eks Striker Timnas Liberia Ingin Selamatkan Persis Solo
-
Kalah Lagi, Tottenham Dipermalukan Newcastle United
-
Benjamin Sesko Selamatkan Wajah Manchester United di Markas West Ham
-
Jadwal Leg Pertama ACL II: Persib Bandung vs Ratchaburi hingga Al Nassr vs Arkadag