Suara.com - Situasi di Timur Tengah yang sedang memanas diprediksi berpengaruh pada jalannya babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Diketahui, fase itu akan berlangsung Oktober mendatang dengan Arab Saudi dan Qatar ditunjuk sebagai tuan rumah.
Namun, situasi di Qatar memanas setelah pasukan Garda Revolusi Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Al Udeid, Senin waktu setempat.
Serangan ini membuat konflik Iran-Israel memasuki babak baru.
Serangan ke Qatar ini sebagai bentuk balasan terhadap aksi militer AS ke fasilitas nuklir milik Iran, meski Presiden Donald Trump akhirnya mengumumkan gencatan senjata.
Kondisi itu membuat nasib babak keempat memunculkan kekhawatiran dari masyarakat, termasuk pecinta sepak bola Indonesia.
Dalam unggahan akun Instagram @pengamatsepakbola yang dilansir Selasa (24/6/2025), banyak warganet yang mendesak AFC untuk memindahkan lokasi babak itu.
"Udah Indonesia aja, siap jadi tuan rumah yang baik," tulis @sate_ar****.
"Sudah, dipindah ke timur saja. Di Thailand atau Aussie misalnya," timpal @papa***.
Baca Juga: Trump Izinkan Pangkalan AS di Qatar Diserang, Iran dan Israel Sepakat Gencatan Senjata
"Padahal kalau Indonesia jadi tuan rumah round 4 penjualan tiket auto naik untuk hak siar," balas @andre****.
"Malaysia, Singapura paling realistis," tulis @hidaya****.
Jika AFC akhirnya mengubah lokasi babak keempat, hal itu akan menguntungkan bagi Timnas Indonesia, mengingat akan bertanding di tempat netral.
AFC Bikin Ulah
Diberitakan sebelumnya, Federasi Sepak Bola Asia (AFC) kembali membuat keputusan kontroversial menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Terbaru, FC memilih Hotel Hyatt Place Kuala Lumpur, Bukit Jalil, Malaysia, sebagai lokasi drawing, 17 Juli mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama