Suara.com - Rumor panas menyelimuti Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Eskalasi konflik Timur Tengah memicu spekulasi pencoretan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah babak keempat.
Di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah, rumor kencang berembus bahwa Arab Saudi dan Qatar terancam batal menjadi tuan rumah babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia merupakan jalur play-off yang mempertemukan peringkat ketiga dan keempat dari tiga grup di babak ketiga.
Formatnya direncanakan akan dibagi menjadi dua grup, di mana juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia.
AFC sebelumnya telah menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah untuk masing-masing grup dalam format turnamen terpusat.
Namun, penunjukan ini kini berada di bawah evaluasi serius seiring dengan memanasnya eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Ketegangan yang melibatkan Israel dan Iran di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran besar mengenai aspek keamanan dan netralitas, dua pilar utama yang tidak bisa ditawar dalam penyelenggaraan event sekelas kualifikasi Piala Dunia.
Terbaru, Iran melancarkan serangan militer yang menyasar ke pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar.
Analisis Risiko: Mengapa FIFA dan AFC Khawatir?
Baca Juga: 2 Negara ASEAN Bisa Jadi Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kekhawatiran utama FIFA dan AFC berpusat pada jaminan keselamatan bagi seluruh tim peserta, ofisial, media, dan suporter.
Konflik regional yang sedang berlangsung menciptakan potensi risiko keamanan yang signifikan. Lebih dari itu, isu netralitas menjadi sangat pelik.
Misalnya, jika ada negara peserta yang memiliki hubungan diplomatik yang tegang dengan negara tuan rumah, atau dengan sekutu negara tuan rumah, maka akan timbul masalah besar.
Kehadiran tim dari negara tertentu bisa menjadi pemicu insiden keamanan atau setidaknya menciptakan atmosfer pertandingan yang tidak kondusif dan sarat akan muatan politis.
"Keselamatan dan prinsip fair play adalah prioritas tertinggi kami. Setiap keputusan yang diambil harus memastikan bahwa semua tim dapat bertanding di lingkungan yang aman dan adil," bunyi pernyataan standar dari pejabat FIFA dalam situasi serupa, menekankan bahwa faktor non-teknis tidak boleh mengintervensi jalannya kompetisi.
Situasi ini memaksa FIFA dan AFC untuk memikirkan ulang keputusan mereka.
Berita Terkait
-
2 Negara ASEAN Bisa Jadi Tuan Rumah Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Link Streaming Piala Dunia Antar-klub FIFA 2025, Gratis dan legal
-
Sempat Kacau Tak Karuan, Thom Haye Kirim Pesan ke Skuad Timnas Indonesia
-
Kekuatan Timnas Indonesia 'Dilucuti' AFC, Rekor Garuda Jadi Tak Berarti di Ronde 4
-
Andai Nihil Pemain Naturalisasi Baru, Prediksi Komposisi Timnas Indonesia di Ronde 4
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mengapa Belum Ada Striker Arab Saudi Sekelas Sami Al-Jaber Jelang Putaran Final Piala Dunia 2026?
-
Profil Timnas RD Kongo: Macan Tutul yang Lolos Dramatis ke Piala Dunia Usai Penantian Panjang
-
Cedera Saat Lawan Persija, Musim Layvin Kurzawa Bersama Persib Dipastikan Berakhir
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Persib Ditinggal Layvin Kurzawa Jelang Hadapi Dua Laga Krusial Penentu Juara
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0
-
Cari Pelapis Harry Kane, Thomas Tuchel Bakal Pilih Striker Uzur Ini ke Piala Dunia 2026