Bola / Liga Italia
Kamis, 26 Juni 2025 | 10:43 WIB
10 Fakta Lecce: Kenali Klub Peminat Jay Idzes yang Berjuluk Serigala dari Selatan [Instagram Raffi Ahmad]

Para penggemar berdiri berdempetan, menciptakan pemandangan yang disebut sebagai "tembok manusia raksasa" yang memberikan tekanan psikologis luar biasa bagi tim lawan.

5. 'Juara' Kasta Kedua Terbanyak di Italia

Lecce memegang rekor sebagai klub yang paling sering memenangkan Serie B, kasta kedua sepak bola Italia.

Mereka telah mengangkat trofi juara Serie B sebanyak 10 kali. Fakta ini memberi mereka julukan lain yang sedikit menyindir, yakni "Campioni di Serie B" (Juara Serie B), menunjukkan reputasi mereka sebagai tim yang sering naik-turun kasta (promosi-degradasi).

6. Penghasil Talenta Hebat

Meski bukan klub raksasa, Lecce punya sejarah bagus dalam mengorbitkan pemain top.

Penyerang legendaris Italia, Graziano Pellè, dan Antonio Conte, yang sukses sebagai pemain dan pelatih, sama-sama memulai karier profesional mereka di sini. Conte bahkan lahir di kota Lecce.

Jay Idzes Magnet Transfer di Serie A: Ini Daftar Klub Peminat Bek Timnas Indonesia [Instagram Jay Idzes]

7. Javier Chevantón: Legenda dari Uruguay

Jika berbicara tentang ikon klub, nama Javier Chevantón tidak bisa dilepaskan.

Baca Juga: Lirik Jay Idzes, Lecce Pernah Sia-siakan Pemain Timnas Indonesia

Penyerang asal Uruguay ini adalah pujaan para fans Giallorossi.

Ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Lecce di Serie A dan terkenal dengan tendangan bebasnya yang mematikan.

8. Derby della Puglia: Rivalitas Panas di Selatan

Pertandingan paling bergengsi bagi Lecce adalah saat melawan rival sekota dari wilayah yang sama, Puglia, yaitu S.S.C. Bari.

Laga yang dikenal sebagai Derby della Puglia ini selalu berlangsung dengan tensi tinggi, baik di dalam maupun di luar lapangan, merepresentasikan persaingan dua kota terbesar di wilayah tersebut.

Dirumorkan Dibeli Raffi Ahmad

Pada 2022, Lecce sempat dikaitkan dengan figur publik, Raffi Ahmad. Suami Nagita Slavina itu disebut akan jadi pemilik Lecce.

Namun, laporan dari media asal Itaia, Lecce Prima, meluruskan semuanya. Media ini memberitakan bukan Raffi Ahmad yang membeli saham minoritas Lecce yang berjumlah 10 persen.

“Sidang Direksi US Lecce yang digelar setelah rapat umum pemegang saham berakhir larut malam di Hotel Patria. Nama-nama baru tersebut adalah Pascal Picci, orang Swiss asal Italia yang merupakan presiden keuangan aktif dalam pengelolaan dana dan mantan presiden holding sauber, tim Formula One yang kemudian menjadi Alfa Romeo. Serta Alvin Sariaatmadja,” tulis Lecce Prima.

“Karena itu, bukan Raffi Ahmad, produser dan influencer Indonesia yang melalui unggahannya di Instagram menarik perhatian dan rasa penasaran karena beberapa kali menyebut kata Lecce,” lanjut laporan tersebut.

10. Pernah Diperkuat Thom Haye

Bagi para penggemar yang mengikuti jejak karier pemain Indonesia di Eropa, Lecce adalah klub yang memberikan mimpi buruk bagi Thom Haye pada musim 2018/2019.

Pada musim panas 2018, Thom Haye, yang saat itu masih berusia 23 tahun, mengambil langkah berani dengan meninggalkan Willem II untuk bergabung dengan Lecce, yang saat itu berlaga di Serie B.

Ia datang dengan reputasi sebagai gelandang muda berbakat dari Eredivisie, berharap bisa menaklukkan kerasnya kompetisi Italia. Namun, realita di lapangan jauh dari harapan.

Haye mendapati dirinya terpinggirkan dari skuad utama. Sepanjang musim, ia hanya mencatatkan 13 penampilan di Serie B, dengan mayoritas sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.

Load More