Para penggemar berdiri berdempetan, menciptakan pemandangan yang disebut sebagai "tembok manusia raksasa" yang memberikan tekanan psikologis luar biasa bagi tim lawan.
5. 'Juara' Kasta Kedua Terbanyak di Italia
Lecce memegang rekor sebagai klub yang paling sering memenangkan Serie B, kasta kedua sepak bola Italia.
Mereka telah mengangkat trofi juara Serie B sebanyak 10 kali. Fakta ini memberi mereka julukan lain yang sedikit menyindir, yakni "Campioni di Serie B" (Juara Serie B), menunjukkan reputasi mereka sebagai tim yang sering naik-turun kasta (promosi-degradasi).
6. Penghasil Talenta Hebat
Meski bukan klub raksasa, Lecce punya sejarah bagus dalam mengorbitkan pemain top.
Penyerang legendaris Italia, Graziano Pellè, dan Antonio Conte, yang sukses sebagai pemain dan pelatih, sama-sama memulai karier profesional mereka di sini. Conte bahkan lahir di kota Lecce.
7. Javier Chevantón: Legenda dari Uruguay
Jika berbicara tentang ikon klub, nama Javier Chevantón tidak bisa dilepaskan.
Baca Juga: Lirik Jay Idzes, Lecce Pernah Sia-siakan Pemain Timnas Indonesia
Penyerang asal Uruguay ini adalah pujaan para fans Giallorossi.
Ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Lecce di Serie A dan terkenal dengan tendangan bebasnya yang mematikan.
8. Derby della Puglia: Rivalitas Panas di Selatan
Pertandingan paling bergengsi bagi Lecce adalah saat melawan rival sekota dari wilayah yang sama, Puglia, yaitu S.S.C. Bari.
Laga yang dikenal sebagai Derby della Puglia ini selalu berlangsung dengan tensi tinggi, baik di dalam maupun di luar lapangan, merepresentasikan persaingan dua kota terbesar di wilayah tersebut.
Dirumorkan Dibeli Raffi Ahmad
Pada 2022, Lecce sempat dikaitkan dengan figur publik, Raffi Ahmad. Suami Nagita Slavina itu disebut akan jadi pemilik Lecce.
Namun, laporan dari media asal Itaia, Lecce Prima, meluruskan semuanya. Media ini memberitakan bukan Raffi Ahmad yang membeli saham minoritas Lecce yang berjumlah 10 persen.
“Sidang Direksi US Lecce yang digelar setelah rapat umum pemegang saham berakhir larut malam di Hotel Patria. Nama-nama baru tersebut adalah Pascal Picci, orang Swiss asal Italia yang merupakan presiden keuangan aktif dalam pengelolaan dana dan mantan presiden holding sauber, tim Formula One yang kemudian menjadi Alfa Romeo. Serta Alvin Sariaatmadja,” tulis Lecce Prima.
“Karena itu, bukan Raffi Ahmad, produser dan influencer Indonesia yang melalui unggahannya di Instagram menarik perhatian dan rasa penasaran karena beberapa kali menyebut kata Lecce,” lanjut laporan tersebut.
10. Pernah Diperkuat Thom Haye
Bagi para penggemar yang mengikuti jejak karier pemain Indonesia di Eropa, Lecce adalah klub yang memberikan mimpi buruk bagi Thom Haye pada musim 2018/2019.
Pada musim panas 2018, Thom Haye, yang saat itu masih berusia 23 tahun, mengambil langkah berani dengan meninggalkan Willem II untuk bergabung dengan Lecce, yang saat itu berlaga di Serie B.
Ia datang dengan reputasi sebagai gelandang muda berbakat dari Eredivisie, berharap bisa menaklukkan kerasnya kompetisi Italia. Namun, realita di lapangan jauh dari harapan.
Haye mendapati dirinya terpinggirkan dari skuad utama. Sepanjang musim, ia hanya mencatatkan 13 penampilan di Serie B, dengan mayoritas sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.
Berita Terkait
-
Lirik Jay Idzes, Lecce Pernah Sia-siakan Pemain Timnas Indonesia
-
Media Asing Soroti Penurunan Karir Pemain Naturalisasi di Timnas Indonesia
-
Antara Liga Petani atau Plus Minus Liga 1: Thom Haye Bakal Berlabuh ke Mana?
-
3 Pemain Termahal Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2025, Jens Raven Kalah
-
Jay Idzes Magnet Transfer di Serie A: Ini Daftar Klub Peminat Bek Timnas Indonesia
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri