Bisnis / Keuangan
Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
Aktivitas bongkar-muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IPC TPK catat throughput 1,82 juta TEUs, tumbuh 7% pada semester I 2026.
  • Terminal Panjang jadi motor pertumbuhan dengan kenaikan throughput 17,4%.
  • Arus peti kemas Juni 2026 naik 11,5%, mencerminkan logistik makin bergairah.

Suara.com - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan mencatat arus peti kemas (throughput) mencapai 1.817.738 TEUs, meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1.698.339 TEUs.

Kenaikan tersebut mencerminkan semakin kuatnya aktivitas perdagangan domestik maupun internasional yang dilayani perusahaan di berbagai terminal peti kemas. Pertumbuhan itu juga menjadi sinyal meningkatnya pergerakan logistik nasional di tengah kebutuhan distribusi barang yang terus meningkat.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi operasional yang mengedepankan aspek keselamatan, kecepatan layanan, dan efisiensi di seluruh terminal yang dikelola.

"Capaian pertumbuhan ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam menerapkan strategi operasional yang berfokus pada aspek keselamatan, kecepatan pelayanan, dan efisiensi di setiap terminal," ujar Daniel dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Dari sisi kinerja terminal, Terminal Panjang, Lampung, menjadi motor pertumbuhan terbesar dengan lonjakan throughput 17,4 persen dibandingkan semester I 2025. Sementara itu, Terminal Tanjung Priok mencatat kenaikan 7,9 persen, sedangkan Terminal Pontianak tumbuh 3,8 persen. Ketiga terminal tersebut menjadi kontributor utama terhadap peningkatan arus peti kemas IPC TPK pada paruh pertama tahun ini.

Tren positif juga terlihat secara bulanan. Pada Juni 2026, IPC TPK membukukan throughput sebesar 325.017 TEUs, naik 11,5 persen dibandingkan Juni 2025 yang tercatat 291.465 TEUs.

Pada periode tersebut, Terminal Panjang kembali menjadi terminal dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 73,7 persen secara tahunan. Sementara Terminal Tanjung Priok mencatat pertumbuhan 10,8 persen, disusul Terminal Palembang yang meningkat 9,9 persen.

Perseroan menilai peningkatan arus peti kemas tersebut menunjukkan semakin bergairahnya aktivitas logistik dan distribusi barang di berbagai wilayah operasional perusahaan. Di sisi lain, IPC TPK juga dinilai mampu menjaga kelancaran layanan bongkar muat meski permintaan terhadap jasa kepelabuhanan terus meningkat.

Capaian tersebut juga bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-13 IPC TPK, yang mengusung tema "13 Years of Excellence: Elevating Operational Standards & Service Quality".

Baca Juga: Digitalisasi Pelabuhan Pangkas Proses Bisnis, Layanan Kapal Makin Cepat

Menurut Daniel, momentum pertumbuhan pada semester pertama tahun ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar operasional serta kualitas layanan kepada pelanggan.

"Kami berharap pencapaian positif ini memacu semangat seluruh insan korporasi untuk terus menaikkan standar operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan," tutupnya.

Load More