Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 27 Juni 2025 | 10:28 WIB
Timnas Putri Indonesia. [Dok. IG/@timnasindonesia]

Dengan catatan tersebut, skuad berjuluk "Mulan" ini merupakan rival utama Garuda Pertiwi dalam perebutan posisi puncak klasemen akhir.

Sebaliknya, Kirgistan dan Pakistan Putri belum pernah mencicipi atmosfer Piala Asia maupun Piala Dunia, menjadikan keduanya sebagai tim yang relatif masih berkembang.

Meski begitu, mereka tak bisa dianggap remeh dan bisa menjadi batu sandungan jika tak dihadapi serius.

Jadwal dan Laga Krusial Timnas Putri Indonesia

Garuda Pertiwi dijadwalkan membuka kampanye melawan Kirgistan pada Minggu (29/6) pukul 20.00 WIB.

Laga ini krusial untuk mengamankan poin penuh sebagai bekal menghadapi Pakistan (2 Juli) dan partai penentu melawan Chinese Taipei (5 Juli).

Setiap laga ibarat final, apalagi hanya juara grup yang berhak lolos.

Mochizuki menekankan pentingnya komunikasi antarpemain dan chemistry dalam permainan, terutama dengan adanya wajah-wajah baru di tim.

Ia berharap pemain bisa memahami satu sama lain hingga cukup hanya dengan kontak mata.

Baca Juga: Jelang Kualifikasi Piala Asia 2025, Timnas Putri Indonesia Incar Juara Grup D

“Kami masih punya waktu tiga hari lagi untuk memperkuat detail komunikasi dan juga membangun chemistry antar pemain,” katanya.

Bertanding di kandang menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia.

Dukungan suporter sangat diharapkan mampu menjadi energi tambahan untuk para pemain.

“Jadi kami ingin para pendukung bisa datang dan menyaksikan langsung di stadion dan mendukung para pemain,” ujar Mochizuki.

Untuk itu, PSSI telah membuka penjualan tiket sejak Jumat pekan lalu.

Tiket dibanderol mulai Rp15 ribu hingga Rp100 ribu per pertandingan.

Harapannya, Indomilk Arena bisa dipadati penonton yang memberi semangat penuh bagi perjuangan Garuda Pertiwi.

Perebutan Tiket ke Australia
Putaran final Piala Asia Putri 2026 akan digelar di Australia pada 1–26 Maret 2026.

Empat tim sudah dipastikan lolos yakni Australia (tuan rumah), Jepang, Korea Selatan, dan China (tiga tim teratas edisi 2022).

Sisanya, delapan tiket akan diperebutkan oleh 34 tim peserta babak kualifikasi yang dibagi dalam delapan grup.

Itu berarti hanya satu tiket dari Grup D yang tersedia — hanya satu tim yang bisa lolos, tak ada peluang runner-up terbaik. Maka, setiap poin di setiap laga menjadi sangat berharga.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Load More