Dengan catatan tersebut, skuad berjuluk "Mulan" ini merupakan rival utama Garuda Pertiwi dalam perebutan posisi puncak klasemen akhir.
Sebaliknya, Kirgistan dan Pakistan Putri belum pernah mencicipi atmosfer Piala Asia maupun Piala Dunia, menjadikan keduanya sebagai tim yang relatif masih berkembang.
Meski begitu, mereka tak bisa dianggap remeh dan bisa menjadi batu sandungan jika tak dihadapi serius.
Jadwal dan Laga Krusial Timnas Putri Indonesia
Garuda Pertiwi dijadwalkan membuka kampanye melawan Kirgistan pada Minggu (29/6) pukul 20.00 WIB.
Laga ini krusial untuk mengamankan poin penuh sebagai bekal menghadapi Pakistan (2 Juli) dan partai penentu melawan Chinese Taipei (5 Juli).
Setiap laga ibarat final, apalagi hanya juara grup yang berhak lolos.
Mochizuki menekankan pentingnya komunikasi antarpemain dan chemistry dalam permainan, terutama dengan adanya wajah-wajah baru di tim.
Ia berharap pemain bisa memahami satu sama lain hingga cukup hanya dengan kontak mata.
Baca Juga: Jelang Kualifikasi Piala Asia 2025, Timnas Putri Indonesia Incar Juara Grup D
“Kami masih punya waktu tiga hari lagi untuk memperkuat detail komunikasi dan juga membangun chemistry antar pemain,” katanya.
Bertanding di kandang menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia.
Dukungan suporter sangat diharapkan mampu menjadi energi tambahan untuk para pemain.
“Jadi kami ingin para pendukung bisa datang dan menyaksikan langsung di stadion dan mendukung para pemain,” ujar Mochizuki.
Untuk itu, PSSI telah membuka penjualan tiket sejak Jumat pekan lalu.
Tiket dibanderol mulai Rp15 ribu hingga Rp100 ribu per pertandingan.
Harapannya, Indomilk Arena bisa dipadati penonton yang memberi semangat penuh bagi perjuangan Garuda Pertiwi.
Perebutan Tiket ke Australia
Putaran final Piala Asia Putri 2026 akan digelar di Australia pada 1–26 Maret 2026.
Empat tim sudah dipastikan lolos yakni Australia (tuan rumah), Jepang, Korea Selatan, dan China (tiga tim teratas edisi 2022).
Sisanya, delapan tiket akan diperebutkan oleh 34 tim peserta babak kualifikasi yang dibagi dalam delapan grup.
Itu berarti hanya satu tiket dari Grup D yang tersedia — hanya satu tim yang bisa lolos, tak ada peluang runner-up terbaik. Maka, setiap poin di setiap laga menjadi sangat berharga.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Rekor Gila Harry Kane: Sah Lampaui Koleksi Gol Pele di Piala Dunia!
-
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Epik Belgia Hancurkan Mimpi Senegal Lewat Gol Penalti Menit 120+5!
-
Gemilang Bareng Maroko di Piala Dunia 2026, Ismael Saibari Direkrut Bayern Munchen Rp950 Miliar!
-
Jadi Pahlawan Inggris atasi Kongo, Harry Kane Pilih Rendah Hati Jelang Lawan Meksiko
-
Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Bikin Ngiler! Ini Nilai Bonus Pemain Timnas Inggris Jika Juara Piala Dunia 2026
-
Persib Bongkar Proses Panjang Datangkan Gabriel Mutombo, Sudah Dipantau Lama
-
Trossard Tunda Bahas Masa Depan di Arsenal, Besiktas dan Klub Arab Saudi Berminat
-
Bukan Messi atau Ronaldo, Legenda Perancis Jagokan Sosok Ini Raih Ballon d'Or