“Mees Hilgers belum benar-benar menjadi pemain yang tak tergantikan bagi FC Twente dalam beberapa tahun terakhir. Namun, dia akan tetap menjadi pemain yang menarik bagi banyak klub karena dia adalah bek yang hebat,” tulis Twente Instie.
Hilgers memulai debutnya bersama tim utama FC Twente pada musim 2020/2021 dan langsung mencuri perhatian di musim berikutnya dengan menjadi starter reguler di jantung pertahanan.
Bersama Robin Pröpper, ia membentuk duet kokoh yang membantu Twente bangkit dari keterpurukan dan kembali tampil di kompetisi Eropa.
Sayangnya, perjalanan kariernya sempat terganggu akibat cedera dan performa yang inkonsisten dalam dua musim terakhir.
Terlepas dari semua ketidakpastian ini, Mees Hilgers tetap dikenang sebagai “anak kandung” klub.
Ia meniti karier dari akademi Twente, mencatatkan debut profesional, hingga merasakan atmosfer kompetisi Eropa bersama klub merah asal Enschede.
Kini, dengan hadirnya Stav Lemkin dan tidak jelasnya tawaran dari klub lain, masa depan Hilgers menjadi semakin membingungkan.
Apakah Hilgers akan tetap bersabar menunggu tawaran dari Eropa, atau akhirnya menerima pinangan dari luar benua biru?
Satu hal yang pasti, waktu semakin menipis, dan FC Twente sudah mulai mempersiapkan era baru tanpa dirinya.
Baca Juga: Dokumen Naturalisasi Abal-abal, FIFA Hukum Berat Timnas Malaysia?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa