Dijelaskan oleh Firza, Bhayangkara FC sangat serius menginginkan dirinya. Berbeda dengan tim lain yang setengah-setengah saat berdiskusi.
"Mungkin ada beberapa klub yang nego cuma 50-50 lah," kata Firza Andika kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (27/6/2025).
"50-50 enggak pasti, jadi Bhayangkara mau saya," sambung pemain yang punya satu caps di Timnas Indonesia itu.
Selain faktor keseriusan, Bhayangkara FC yang memutuskan berkandang di Lampung juga jadi bahan pertimbangan Firza Andika.
Provinsi Lampung menurutnya dekat dengan kampung halaman sehingga memudahkan akses bertemu saudara.
"Jadi saya memilih Bhayangkara apalagi saya dekat dengan Sumatera kan, jadi kalau pulang juga dekat," sambungnya.
Bersama Persija, Firza Andika bisa dibilang tampil cukup bagus sejak bergabung pada 2022.
musim 2024-2025, Firza tampil dalam 27 laga dengan catatan satu gol.
Firza Andika sendiri bukan nama baru di dunia sepak bola nasional. Pemain kelahiran Medan, 10 Mei 1999 itu dikenal sebagai bek kiri dengan kemampuan menyerang yang mumpuni.
Baca Juga: Thom Haye dan Jordi Amat Menuju Persija? Pelatih: Mereka Datang, Kita Lebih Kuat!
Ia memulai karier profesionalnya bersama PSMS Medan, sebelum sempat merasakan atmosfer kompetisi Eropa saat bergabung dengan klub Belgia, AFC Tubize, pada 2018.
Pengalaman bermain di luar negeri memberi pengaruh besar terhadap gaya bermainnya yang agresif dan disiplin.
Sekembalinya ke Indonesia, Firza sempat memperkuat PSM Makassar dan Persikabo 1973 sebelum bergabung dengan Persija Jakarta pada 2022. Di setiap klub yang dibelanya, ia kerap menjadi pilihan utama di sektor kiri pertahanan.
Selain kemampuan bertahan, Firza juga dikenal memiliki kecepatan dan akurasi umpan silang yang baik. Ia juga cukup fleksibel dalam bermain, bisa berperan sebagai sayap kiri jika dibutuhkan.
Dengan usia yang masih tergolong muda, kehadirannya di Bhayangkara FC diharapkan membawa keseimbangan antara energi muda dan pengalaman.
Berita Terkait
-
Thom Haye dan Jordi Amat Menuju Persija? Pelatih: Mereka Datang, Kita Lebih Kuat!
-
Pengakuan Dosa Thom Haye: Kondisi Ini Membuat Saya Frustasi!
-
Pemain Buangan Shin Tae-yong Laris Manis, Direkrut Tim Guru Patrick Kluivert
-
Ada Banyak Tawaran, Hansamu Yama Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
-
Sudah Diincar Sejak Lama, Kenapa Pelatih Bhayangkara FC Ngebet Datangkan Eks Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi