Terbaru, Timnas putri takluk 0-2 atas Pakistan dalam laga kedua Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Rabu (2/7/2025).
Padahal, skuad Garuda Pertiwi sudah dihuni oleh sejumlah pemain naturalisasi, namun tetap gagal.
"Memang pentingnya ada lingkungan yang bisa bermain untuk sepak bola putri dari umur kecil sampai level top liga," kata Mochizuki usai laga.
Namun begitu, pelatih berkebangsaan Jepang tak ingin mengkambinghitamkan vakumnya kompetisi sebagai alasan.
"Tapi dari federasi sudah sangat membantu sepenuh tenaga dengan mengadakan TC yang panjang juga dan juga sudah membantu untuk mendatangkan pemain diaspora juga," kata pelatih berusia 61 tahun.
"Jadinya itu tidak bisa jadi alasan buat kami dan kami ingin terus berjuang lagi ke depannya. Saya tanpa alasan apapun ingin terus membuat tim ini lebih baik lagi," ujarnya.
Meski belum digelar hingga pertengahan 2025, wacana Liga Putri di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak beberapa tahun lalu.
Kondisi ini membuat sepak bola putri di Indonesia tertinggal jauh dibanding negara-negara Asia lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, bahkan Thailand dan Vietnam, yang telah memiliki liga reguler dan sistem pembinaan usia dini yang kuat.
Minimnya kompetisi membuat regenerasi pemain berjalan lambat, dan pencarian talenta baru menjadi sulit dilakukan secara konsisten.
Baca Juga: Selamat Datang Pemain Keturunan Rp 2,8 Miliar Potensi Satu Klub dengan Mauro Zijlstra!
Selain itu, tantangan lainnya adalah belum adanya ekosistem yang mendukung perkembangan sepak bola putri, baik dari sisi fasilitas, pelatih khusus, hingga minimnya eksposur media dan dukungan sponsor.
Banyak klub profesional yang belum memiliki tim putri, sementara di level amatir atau akademi, sepak bola perempuan juga belum menjadi prioritas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Bintang Borneo FC Berharap Adanya Keajaiban Persib Tumbang di Laga Pamungkas
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun