- Sunderland berhasil menahan imbang juara bertahan Manchester City 0-0 di Stadium of Light, memperkuat status "Raja Seri" mereka.
- Pertahanan disiplin Sunderland berhasil mematikan pergerakan Erling Haaland, membuat taktik City tidak efektif meski dominan penguasaan bola.
- Penampilan heroik kiper Robin Roefs, terutama penyelamatan krusial di akhir laga, memastikan Sunderland mengamankan satu poin penting tersebut.
Suara.com - Stadium of Light kembali membuktikan diri sebagai "neraka" bagi tim tamu, tak peduli sementereng apa pun status mereka.
Semalam, giliran juara bertahan Manchester City yang harus pulang dengan wajah masam setelah ditahan imbang 0-0.
Hasil ini seolah mengukuhkan status baru Sunderland sebagai "Raja Seri" Premier League musim ini.
Setelah sebelumnya berbagi angka dengan Leeds United dan Brighton, kini pasukan Pep Guardiola pun dipaksa ikhlas cuma bawa pulang satu poin.
Haaland "Dikantongin", Pep Geleng-Geleng
Datang dengan skuad ratusan juta poundsterling, The Citizens diprediksi bakal pesta gol. Tapi realita di lapangan berkata lain.
Erling Haaland, monster gol yang biasanya menakutkan, malam ini dibuat mati kutu. Barisan pertahanan Sunderland tampil disiplin bak tentara, menutup setiap celah passing dari Kevin De Bruyne. Tidak ada ruang gerak, tidak ada karpet merah buat City.
Frustrasi terlihat jelas di wajah Pep Guardiola. Taktik tiki-taka andalannya macet total menghadapi tembok "beton" berlapis yang dibangun anak-anak The Black Cats. Statistik penguasaan bola City mungkin menang telak, tapi soal efektivitas? Sunderland juaranya.
Spesialis Satu Poin: Strategi atau Masalah?
Fenomena "hobi seri" ini memang unik. Di satu sisi, suporter bangga karena timnya jadi susah dikalahkan (hard to beat).
Baca Juga: Manchester City Terpaut 4 Poin dari Arsenal, Pep Guardiola Dituntut Konsistensi
Mampu menahan imbang tim sekelas City, Brighton, dan Leeds berturut-turut adalah bukti mentalitas baja. Sunderland bukan lagi tim promosi yang numpang lewat.
Tapi di sisi lain, julukan "Raja Seri" ini jadi peringatan. Mengumpulkan satu poin demi satu poin memang membuat posisi aman di papan tengah, tapi itu juga berarti Sunderland mulai "lupa" caranya membunuh pertandingan untuk dapat tiga poin penuh.
Benteng Terakhir Bernama Robin Roefs
Tentu saja, keberhasilan menahan imbang City tak lepas dari aksi heroik di bawah mistar. Kiper andalan Sunderland, Robin Roefs, kembali tampil kesetanan.
Penyelamatan gemilangnya di masa injury time saat menepis tendangan jarak jauh pemain City benar-benar bernilai emas. Kalau bola itu masuk, ceritanya bakal beda. Roefs memastikan gawang Sunderland tetap perawan dan satu poin diamankan di saku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi