Tak hanya itu, Sananta juga diharapkan mampu mencetak banyak gol dan membantu DPMM FC meraih prestasi di Negeri Jiran.
Tantangan besar menanti striker asal Daik, Kepulauan Riau ini, mengingat Liga Super Malaysia dihuni banyak pemain dan klub berkualitas yang siap memberikan perlawanan sengit.
Keputusan Sananta bergabung dengan DPMM FC menjadi salah satu langkah berani dalam karier profesionalnya.
Bermain di luar negeri akan menjadi ajang pembuktian diri dan sekaligus memperluas pengalaman bertandingnya di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Melihat potensi dan usia mudanya, Sananta dinilai masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
Apalagi, Liga Super Malaysia dikenal sebagai salah satu kompetisi yang memiliki eksposur tinggi di kawasan Asia Tenggara, yang tentu bisa menjadi batu loncatan bagi karier internasionalnya ke level yang lebih tinggi.
Sebagai informasi tambahan, tren pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri mulai meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Selain Ramadhan Sananta, beberapa pemain lain juga telah mencoba peruntungan di liga luar negeri, baik di Asia Tenggara maupun Asia Timur.
Fenomena ini dinilai positif oleh banyak pengamat karena akan meningkatkan kualitas pemain secara individu sekaligus membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Baca Juga: Selamat Datang Pemain Keturunan Rp 2,8 Miliar Potensi Satu Klub dengan Mauro Zijlstra!
Kini, semua mata tertuju pada perjalanan Ramadhan Sananta bersama DPMM FC. Mampukah ia bersinar dan menjadi mesin gol baru di Liga Super Malaysia 2025/2026?
Para penggemar sepak bola Indonesia tentu berharap Sananta bisa mencetak sejarah baru dan mengharumkan nama bangsa di level regional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga