Suara.com - Ajax Amsterdam resmi memulai babak baru jelang kompetisi Eredivisie 2025/2026. Setelah melewati libur musim panas, sebagian besar skuad utama dan pemain muda klub kembali menjalani sesi latihan perdana yang digelar pada Minggu, 29 Juni lalu.
Kehadiran pemain muda menjadi sorotan utama dalam persiapan awal ini, terutama sosok Youri Baas dan pemain keturunan Indonesia Tristan Gooijer yang kembali ke lapangan hijau dengan semangat baru.
Youri Baas, pemain bertalenta di posisi bek kiri, sebelumnya dijadwalkan membela Timnas Belanda U-21 (Jong Oranje) dalam turnamen Euro U-21.
Sayangnya, ambisinya tersebut harus tertunda akibat cedera yang menimpanya. Meski demikian, Baas tak ingin larut dalam kekecewaan.
Usai masa pemulihan singkat, ia kembali mempersiapkan diri lebih awal demi menghadapi tantangan di musim baru. Baas hanya mengambil rehat selama sekitar satu setengah minggu sebelum melanjutkan program latihannya secara mandiri.
"Aku hanya ambil libur selama satu setengah minggu, setelah itu langsung mulai latihan lagi," kata Baas kepada kanal resmi klub.
Kini, kondisi fisik Baas sudah membaik secara bertahap dan dirinya optimis akan segera bergabung penuh dengan tim utama Ajax. Sikap positifnya dalam menghadapi cedera memberikan inspirasi tersendiri bagi para pemain muda lainnya di skuad De Godenzonen.
Di sisi lain, nama Tristan Gooijer juga mencuri perhatian dalam sesi latihan perdana tersebut. Pemain muda berdarah Indonesia ini sempat dipinjamkan ke PEC Zwolle musim lalu.
Sayangnya, cedera ligamen lutut yang dialaminya menghambat penampilannya di klub tersebut. Kendati demikian, Gooijer tetap menunjukkan mentalitas kuat.
Baca Juga: Belum Pernah Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Rp 4,2 Miliar Ikut Trial di Klub Belanda
Ia memanfaatkan masa liburan singkat selama seminggu untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya sebelum kembali fokus berlatih di Amsterdam.
"Aku sempat liburan seminggu agar bisa cepat kembali dan langsung fokus latihan di sini. Saat ini aku memang belum 100 persen fit, tapi aku merasa kuat dan siap menjalani proses ini," ujar bek kanan berusia 20 tahun itu.
Meskipun belum sepenuhnya mencapai kondisi fisik terbaiknya, bek kanan berusia 20 tahun itu tetap berkomitmen untuk melewati masa transisi ini dengan maksimal.
Kesiapannya dalam menghadapi musim baru menjadi sinyal positif bagi Ajax yang tengah membangun kembali kekuatan skuadnya.
Kembalinya Baas dan Gooijer tentu menjadi angin segar bagi pelatih anyar Ajax yang kini tengah menyusun kerangka tim untuk bersaing di Eredivisie dan kompetisi Eropa.
Setelah musim 2024/2025 yang penuh tantangan dan hasil yang kurang memuaskan, klub asal Amsterdam ini bertekad bangkit dan kembali bersaing di papan atas liga.
Sebagai salah satu klub tersukses di Belanda, Ajax Amsterdam memang dikenal dengan tradisi kuatnya dalam mengembangkan pemain muda berbakat.
Banyak bintang sepak bola dunia lahir dari akademi klub ini, seperti Johan Cruyff, Dennis Bergkamp, hingga Matthijs de Ligt.
Filosofi permainan menyerang serta pembinaan pemain muda yang konsisten menjadi kekuatan utama Ajax sepanjang sejarahnya.
Kehadiran pemain muda seperti Baas dan Gooijer diharapkan bisa melanjutkan tradisi emas tersebut. Dukungan penuh juga datang dari para suporter setia Ajax yang berharap musim baru ini menjadi titik balik bagi kebangkitan klub.
Mereka ingin melihat tim kebanggaan mereka tampil lebih solid dan konsisten dalam meraih kemenangan.
Musim Eredivisie 2025/2026 diprediksi akan berlangsung ketat dengan persaingan sengit dari klub-klub rival seperti PSV Eindhoven, Feyenoord Rotterdam, dan AZ Alkmaar.
Ajax tentu membutuhkan kekuatan penuh, termasuk kontribusi dari para pemain muda yang siap membuktikan kualitas mereka.
Kini, semua mata tertuju pada bagaimana para pemain muda Ajax mampu bersaing di level tertinggi dan membawa klub kembali ke jalur kemenangan. Baas dan Tristan Gooijer siap menjadi bagian dari cerita baru kebangkitan Ajax Amsterdam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Carlos Pena Ungkap Penyebab Hokky Caraka Terpaksa Pakai Sarung Tangan Lawan Persib Bandung
-
Jadwal FIFA Series 2026 Rilis, Timnas Indonesia Siap Guncang GBK Lawan Saint Kitts and Nevis
-
Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi
-
Persib Out dari AFC, Mauricio Souza Percaya Persija Masih Punya Peluang Besar Juara Super League
-
Penalti Bernardeschi Bawa Bologna Bungkam Udinese, Posisi Klasemen Langsung Melejit
-
Gol Benjamin Sesko Bawa MU Tembus Empat Besar Liga Inggris Usai Tekuk Everton 1-0
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United