Suara.com - Siapa Finn Dicke? Pemain keturunan Indonesia yang kedapatan latihan bersama penyerang muda Timnas Indonesia, Rafael Struick, di sela-sela libur kompetisi.
Usai berakhirnya musim 2024-2025, nama Rafael Struick menjadi perbincangan pecinta sepak bola Tanah Air karena nasibnya yang abu-abu.
Penyerang berusia 22 tahun ini tengah berstatus tanpa klub setelah dilepas oleh klub Liga Australia, Brisbane Roar, usai musim 2024-2025 berakhir.
Usai dilepas, Struick banyak dirumorkan akan bergabung klub Liga 1, di mana Dewa United, Bali United, hingga Bhayangkara FC dikaitkan dengannya.
Akan tetapi, eks penyerang ADO Den Haag ini tampaknya ingin melanjutkan kariernya ke Eropa. Hal ini dibuktikan dengan keputusannya berlatih di Den Haag, Belanda.
Saat berlatih di Den Haag, Struick tak sendiri. Ada satu pemain yang menarik atensi banyak pecinta sepak bola Tanah Air.
Sosok itu adalah Finn Dicke. Dilansir dari unggahan @futboll.indonesiaa, Struick berlatih bersamanya dengan panduan seorang pelatih.
Lantas, siapakah sosok Finn Dicke itu? Mengapa dirinya ikut berlatih bersama Rafael Struick di Den Haag, Belanda?
Pemain Keturunan Jakarta
Baca Juga: Jawaban Justin Hubner Dapat Ancaman Pembunuhan
Usut punya usut, Finn Dicke ternyata merupakan pemain keturunan Indonesia, sama seperti Rafael Struick.
Pemain berusia 20 tahun itu diketahui memiliki darah keturunan Jakarta dari neneknya dari pihak sang ayah yang lahir di ibu kota Indonesia itu.
Karena punya darah keturunan, akun @futboll.indonesiaa pernah menyebut jika Dicke masuk dalam radar PSSI untuk dinaturalisasi.
Keinginan PSSI menaturalisasinya diyakini karena keterampilannya sebagai gelandang tengah. Diketahui, Dicke berposisi asli sebagai gelandang bertahan.
Sama seperti Struick, karier Dicke sendiri bermula di ADO Den Haag. Ia menimba ilmu di klub Belanda tersebut sejak 2013-2021.
Setelahnya, Dicke naik kelas ke tim utama pada 2022 dan sempat menjalani masa peminjaman di klub Portugal, Estoril U-23.
Pada Januari 2023, Dicke dilepas secara permanen ke Estoril U-23 dan dirinya pun mengais asa menembus tim utama klub kasta teratas Portugal itu.
Demi masuk tim utama, Dicke sempat dipinjamkan Estoril ke klub kasta kedua Belanda, SK Beveren, pada musim 2024-2025.
Di musim 2024-2025 kemarin, Dicke mencatatkan 16 penampilan bagi SK Beveren di segala ajang, yakni di Challenger Pro League dan Croky Cup.
Setelah menjalani masa peminjaman, kini Dicke kembali ke Estoril, di mana ia masih terikat kontrak hingga Juni 2027.
Sepanjang kariernya, Dicke telah tampil sebanyak 74 kali di level kelompok umur dan senior, dengan berhasil mencetak lima gol serta tiga assist.
Dengan pengalamannya yang mumpuni di usia yang baru 20 tahun, Dicke bisa menjadi suksesor Joey Pelupessy di lini tengah Timnas Indonesia.
Namun untuk menggaetnya, PSSI harus bisa meyakinkan Dicke, mengingat ia sempat dipanggil Timnas Belanda U-18 pada 2021.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk