Suara.com - Klub raksasa Thailand, Buriram United resmi mendatangkan pemain timnas Indonesia yang bernama Shayne Pattynama.
Sebelumnya Shayne Pattynama berstatus bebas transfer usai pisah dengan KAS Eupen.
Kini bek kiri timnas Indonesia tersebut mendapatkan pelabuhan barunya dengan gabung ke Buriram United.
Pihak Buriram United telah mengumumkan transfer ini via Instagram resmi klub.
"Resmi, Thunder Castle mencapai kesepakatan. Shayne Pattynama, bek kiri akan menambah kuota ASEAN," tulis pernyataan klub.
"Buriram United sudah mencapai kesepakatan dengan bek kiri timnas Indonesia yang bertalenta, Shayne Pattynama yang kontraknya habis dengan KAS Eupen," sambungnya.
Buriram United merupakan klub raksasa di Thailand yang punya banyak prestasi.
Klub ini pertama kali berdiri pada tahun 1970 dengan nama PEA (Provincial Electricity Authority) Football Club, yang setara dengan PLN di Indonesia.
Pada tahun 2010, klub ini mengalami perombakan besar dan berganti nama menjadi Buriram PEA, lalu dua tahun kemudian menjadi Buriram United.
Baca Juga: Kevin Diks: Saya Bangga Jadi Pemain Indonesia Pertama di Bundesliga
Awalnya, markas Buriram United berada di Provinsi Ayutthaya, sebelum akhirnya pindah ke wilayah timur, tepatnya Provinsi Buriram, untuk kompetisi musim 2010.
Sebagai PEA FC, mereka sukses meraih gelar Thai League 1 perdana pada tahun 2008 dan memenangkan Kor Royal Cup pada tahun 1998.
Kemudian, di musim 2011, Buriram PEA mencetak sejarah sebagai klub pertama di Thailand yang menyapu bersih semua trofi domestik sekaligus yakni Thai League 1, Piala FA, dan Piala Liga.
Sejak saat itu, Buriram United berkembang menjadi klub terkuat di Thailand.
Musim lalu saja, tim berjuluk Thunder Castle memenangkan empat Piala, yaitu Liga Thailand, Thai FA Cup, Thai League Cupe, dan ASEAN Club Championship.
Buriram United merupakan klub tersukses di Liga Thailand dengan koleksi 11 gelar liga domestik.
Thunder Castle juga punya koleksi 5 trofi Thailand Champions Cup, 7 piala Thai FA Cup, 8 kali Thai League Cup, serta satu ASEAN Club Championship.
Berita Terkait
-
Resmi Shayne Pattynama Gabung Buriram United Bareng Satu Pemain Keturunan Indonesia
-
Tiket Pesawat Kelas Bisnis Shin Tae-yong Disorot Media Asing, Ada Apa?
-
Pelatih Belanda Ungkap Senjata Mematikan Milik Deston Hoop, Pemain Timnas Indonesia U-17
-
Kevin Diks Bakal Jadi Algojo Penalti Gladbach di Musim Depan?
-
Stefano Lilipaly Resmi Gabung, Inilah 6 Pemain Timnas Indonesia yang Perkuat Dewa United
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik