Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks telah bergabung bersama skuat Borussia Monchengladbach jelang musim 2025/2026.
Skuat Borussia Monchengladbach telah menjalani sesi latihan perdana jelang musim baru.
Meski belum mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekan barunya, Kevin Diks mengaku langsung merasakan kehangatan begitu gabung dengan skuat Gladbach.
Diks menyampaikan bahwa dirinya langsung merasa nyaman sejak hari pertama.
“Saya memang baru bergabung sepenuhnya karena cedera, tapi suasananya sudah terasa seperti keluarga. Semua orang – pelatih, staf, rekan setim – menyambut saya dengan sangat baik. Saya senang bisa berada di sini,” ujar Diks seperti dikutip Suara.com dari Fohlen Hautnah, Senin (7/7).
Soal keputusannya meninggalkan FC Kopenhagen dan hijrah ke Bundesliga, Diks menekankan faktor kepercayaan dan ambisi dari Gladbach sebagai alasan utama.
“Sudah sejak tahun lalu kami berkomunikasi. Saya merasakan bahwa Gladbach benar-benar menginginkan saya. Sebagai pemain, Anda ingin merasa dibutuhkan dan dihargai – dan itulah yang saya dapatkan di sini,” jelasnya.
Mantan bek Feyenoord dan Fiorentina itu mengaku menjalani masa sukses di Kopenhagen, termasuk memenangkan gelar dan tampil di level Eropa. Namun, tantangan di Bundesliga jadi daya tarik tersendiri.
“Kopenhagen luar biasa, tapi Gladbach adalah tahap selanjutnya. Stadion lebih besar, fans lebih banyak, ekspektasi lebih tinggi. Saya ingin naik level,” tegasnya.
Baca Juga: Kevin Diks Cuma Jadi Penonton di Latihan Perdana Borussia Monchengladbach
Menjadi pemain timnas Indonesia pertama di Bundesliga tentu menjadi sorotan. Diks merasa terhormat bisa membawa nama Indonesia di level tertinggi sepak bola Jerman.
“Itu sangat berarti. Saya mendapat dukungan luar biasa dari fans di Indonesia. Mereka sangat bersemangat dan penuh semangat – dan saya bangga mewakili mereka.” kata Kevin Diks.
Untuk musim 2025/2026, Diks menargetkan integrasi penuh ke dalam sistem permainan Gladbach dan membantu tim meraih kesuksesan.
“Saya ingin menyatu sepenuhnya dengan klub dan tim. Setelah itu, tentu ingin berkembang secara pribadi dan kolektif. Kami ingin menang dan meraih sesuatu musim ini.” ucapnya.
Berita Terkait
-
Pelatih Malaysia Mulai Pelajari Strategi Timnas Indonesia U-23
-
Mees Hilgers Dipastikan Hengkang dari FC Twente Bulan Depan
-
Timnas Putri Indonesia Gagal, Media Asing: PSSI Cuma Pakai Strategi Instan
-
RESMI! Andre Rosiade Mau Polisikan Akun Tuduh Pratama Arhan Pemain Titipan Timnas Indonesia
-
Pemain Keturunan Rp 11,4 Miliar dan Rp 2,8 Miliar Siap-siap Jadi Korban Mauro Zijlstra
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
-
Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta
-
Wakil Presiden Inter Milan Pesimistis Bisa Rekrut Nico Paz