Suara.com - Karier Kevin Diks di Bundesliga bersama Borussia Monchengladbach belum resmi dimulai, namun sudah banyak sorotan yang mengarah kepadanya.
Bek kanan berdarah Belanda-Indonesia ini baru saja menyelesaikan proses transfer dari FC Copenhagen ke klub Jerman itu dengan status bebas transfer.
Meski secara resmi telah diperkenalkan sebagai rekrutan anyar, Diks masih harus melewati beberapa tahapan penting sebelum benar-benar masuk ke dalam rencana tim utama.
Salah satu hal yang paling menentukan adalah hasil tes medis yang dijalaninya belum lama ini di markas Borussia Monchengladbach, Borussia Park.
Tes medis tersebut merupakan bagian dari protokol standar klub untuk menyambut musim baru 2025/2026.
Total ada 23 pemain yang mengikuti serangkaian tes fisik dan medis, termasuk Kevin Diks dan rekrutan baru lainnya, Jens Castrop.
Tes ini bukan hanya sekadar formalitas. Borussia Monchengladbach menerapkan standar tinggi dalam pemeriksaan kebugaran pemain.
Melalui teknologi terkini dan metode ilmiah, tim medis klub akan menganalisis data menyeluruh dari setiap pemain guna memastikan kesiapan mereka menghadapi musim yang panjang dan kompetitif.
Data ini akan digunakan sebagai dasar dalam merancang program latihan individu, serta menilai apakah seorang pemain bisa langsung bergabung dengan latihan intensif bersama tim utama.
Baca Juga: Selain Shayne Pattynama, Buriram Rekrut Pemain Keturunan Eks Bali United
Namun, kabar terbaru justru menunjukkan bahwa Diks belum ambil bagian dalam latihan perdana Borussia Monchengladbach.
Dalam sesi latihan terbuka yang digelar di awal Juli 2025, Kevin Diks hanya hadir sebagai penonton.
Hal ini diketahui dari unggahan seorang suporter asal Indonesia di Instagram @koleksifajar yang hadir langsung di sesi latihan tersebut.
Ia membagikan momen Diks hanya menyaksikan latihan dari pinggir lapangan, tanpa ikut berlatih dengan rekan-rekannya.
Ketidakhadiran Diks dalam latihan tersebut menimbulkan sejumlah spekulasi.
Salah satunya adalah kemungkinan kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih.
Seperti diketahui, Kevin Diks sempat mengalami cedera saat memperkuat timnas Indonesia pada FIFA Matchday bulan Juni 2025, ketika menghadapi Jepang.
Cedera tersebut menambah daftar panjang masalah fisik yang dialaminya sejak musim lalu.
Tercatat, sepanjang musim 2024/2025, Diks harus absen dalam empat periode berbeda karena cedera.
Yang paling berat terjadi pada April 2024, ketika ia mengalami cedera hamstring yang memaksanya menepi selama 42 hari.
Oleh karena itu, wajar jika staf medis dan pelatih Borussia Monchengladbach mengambil langkah hati-hati dalam menentukan kesiapan fisiknya.
Meskipun demikian, Diks tetap menunjukkan antusiasme tinggi atas kepindahannya ke klub berjuluk Die Fohlen.
Dalam wawancara usai sesi latihan, ia mengungkapkan perasaannya setelah akhirnya resmi menjadi bagian dari klub Bundesliga tersebut.
"Sangat senang akhirnya berada di sini, enam bulan menunggu untuk datang ke sini. Senang bertemu semua orang di klub," ujar Kevin Diks.
Ia juga menambahkan bahwa keputusannya bergabung dengan Gladbach tidak lepas dari keyakinannya terhadap keseriusan klub yang telah memantau dirinya sejak lama.
"Mereka sudah percaya (tertarik) sudah lama, bahkan sejak musim panas lalu. Sangat mudah memilih itu karena mereka sudah percaya, saya merasakan itu," jelasnya.
Dari sisi manajemen klub, direktur olahraga Roland Virkus memberikan dukungan penuh terhadap rekrutan barunya tersebut.
“Kevin adalah pemain bertahan yang berpengalaman dan serba bisa yang dapat bermain di semua posisi di pertahanan: tengah, kiri, atau kanan. Ini membuat kami lebih fleksibel dalam bertahan,” ungkap Virkus.
“Selain itu, dia adalah orang yang sangat baik yang tahu persis apa yang dia inginkan. Dia akan sangat cocok dengan kami,” sambungnya.
Saat ini, nasib Kevin Diks di Borussia Monchengladbach berada di titik krusial.
Dalam beberapa hari mendatang, hasil evaluasi medis dan observasi tim pelatih akan menjadi penentu apakah ia bisa langsung bergabung dalam sesi latihan penuh atau harus menjalani program pemulihan terlebih dahulu.
Jika kondisi fisiknya dinilai belum siap, debutnya di Bundesliga bersama Gladbach kemungkinan besar akan ditunda.
Namun satu yang pasti, Kevin Diks memiliki motivasi besar untuk membuktikan kualitasnya di Bundesliga — salah satu liga paling kompetitif di dunia.
Perjalanan barunya di Jerman sedang dimulai, dan publik Indonesia pun akan menanti, apakah Diks mampu menjawab ekspektasi yang tinggi di klub barunya.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri
-
Terungkap! Ini 3 Alasan Ajax Amsterdam Nekat Tebus Maarten Paes dari FC Dallas
-
Rekor Buruk Jose Mourinho vs Real Madrid, Alvaro Arbeloa Kasih Pernyataan Mengejutkan
-
Alfeandra Dewangga Tak Anggap Enteng Persis Meski Posisi Jomplang di Klasemen
-
Absen Latihan, Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Beckham Putra dan Marc Klok
-
Shayne Pattynama Pilih ke Liga Lokal, Tinggal3Orang Pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand
-
Digelar di Indonesia, Ada Memori Masa Lalu 2 Tim Terkuat Terkait Piala Asia Futsal 2026
-
Buntut Aksi Tak Terpuji ke Spaso, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Rafael Struick
-
Gilas Korsel 5-0 di Piala Asia Futsal 2026, Ini Deretan Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia
-
Mauricio Souza Tak Khawatir dengan Adaptasi Shayne Pattynama di Persija, Kenapa?