Suara.com - Saga transfer kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, masih terus bergulir. Setelah tampil gemilang bersama Venezia di Serie A musim lalu, bek berusia 25 tahun itu kini dikaitkan dengan kepindahan ke sesama klub Italia, Sassuolo.
Menurut laporan Trivenetogoal yang dikutip oleh Suara.com, Sassuolo telah mengajukan tawaran resmi kepada Venezia untuk mendapatkan jasa Idzes.
Bahkan, nilai penawaran klub berjuluk I Neroverdi itu disebut lebih tinggi dari tawaran yang diajukan oleh Udinese, pesaing terdekat mereka dalam perburuan tanda tangan Idzes.
"Sassuolo telah mengajukan tawaran resmi dalam beberapa jam terakhir untuk Jay Idzes," tulis Trivenetogoal.
Yang menarik, jika transfer ini benar-benar terwujud, Jay Idzes berpotensi menjadi bek tengah termahal di skuad Sassuolo.
Menurut data Transfermarkt, nilai pasar Jay Idzes saat ini mencapai Rp130,36 miliar, angka yang membuatnya unggul dibandingkan bek tengah lainnya di Sassuolo.
Sebagai perbandingan, berikut nilai pasar lima bek tengah Sassuolo saat ini:
- Tarik Muharemovic – Rp121,67 miliar
- Cas Odenthal – Rp48,67 miliar
- Ruan – Rp34,76 miliar
- Filippo Romagna – Rp13,91 miliar
- Kevin Miranda – Rp6,08 miliar
Dengan nilai pasar yang lebih tinggi dari seluruh bek yang ada, Idzes tak hanya datang dengan reputasi, tapi juga ekspektasi tinggi.
Apalagi, Sassuolo baru saja promosi kembali ke Serie A untuk musim 2025/26 dan tentu membutuhkan pemain berkualitas untuk memperkuat lini belakang mereka.
Baca Juga: Mengenal Klub Sassuolo yang Ajukan Tawaran Resmi Rekrut Jay Idzes
Persaingan di Lini Belakang: Siapa Saja Lawan Idzes?
Meskipun Idzes diprediksi akan langsung menjadi andalan, ia tetap harus bersaing dengan sejumlah pemain yang lebih dulu menghuni pos bek tengah Sassuolo. Berikut tiga pesaing utama Jay Idzes jika bergabung:
1. Tarik Muharemovic
Bek muda asal Bosnia ini baru saja resmi didatangkan dari Juventus setelah menjalani masa peminjaman yang sukses musim lalu. Muharemovic tampil dalam 30 pertandingan di semua ajang, mencetak 2 gol dan 2 assist — statistik yang cukup impresif untuk pemain bertahan.
Dengan usia yang masih 22 tahun, ia menjadi proyek jangka panjang klub dan punya peluang besar untuk terus berkembang. Namun, pengalaman dan ketenangan Idzes bisa menjadi pembeda.
2. Cas Odenthal
Pemain asal Belanda ini direkrut dari Como pada Juli 2024 dan sempat menjadi pilar utama di lini belakang Sassuolo. Musim lalu, ia mencatatkan 25 penampilan dan menyumbang 1 gol serta 1 assist.
Namun, di paruh akhir musim, Odenthal mulai kehilangan tempat di skuad utama. Hal ini bisa menjadi celah bagi Idzes untuk langsung merebut posisi inti, terutama jika ia mampu menunjukkan performa stabil sejak awal.
3. Filippo Romagna
Romagna merupakan pemain paling senior di antara bek tengah Sassuolo saat ini. Bek berusia 28 tahun itu sudah bergabung sejak 2020 dan pernah menjabat sebagai wakil kapten tim.
Musim lalu, ia mengoleksi 24 penampilan di semua kompetisi setelah kembali dari masa pinjaman di Reggina. Meski punya pengalaman lebih, Romagna kerap diganggu cedera, yang membuat performanya tak selalu konsisten.
Peluang Jay Idzes Jadi Starter Terbuka Lebar
Selain faktor nilai pasar dan performa individu, krisis cedera di lini belakang Sassuolo juga membuka jalan bagi Jay Idzes untuk langsung mendapat menit bermain. Dua dari lima bek tengah mereka saat ini sedang mengalami cedera jangka menengah hingga panjang.
Bagi Sassuolo yang ingin bertahan di Serie A dan menghindari degradasi cepat, kehadiran Idzes bisa menjadi solusi instan sekaligus investasi jangka panjang.
Ditambah lagi, Idzes sudah berpengalaman bermain di Serie A dan memiliki gaya bermain modern sebagai ball-playing defender, yang cocok dengan filosofi pelatih baru Sassuolo, Fabio Grosso.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya