Suara.com - Kebijakan naturalisasi pemain yang belakangan diandalkan oleh Timnas Indonesia menuai kritik tajam dari eks petinggi Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF), Duong Vu Lam.
Dalam pernyataannya, ia mempertanyakan arah pembangunan sepak bola jangka panjang yang ditempuh PSSI di bawah komando Ketua Umum Erick Thohir.
Duong Vu Lam menyebut bahwa Erick Thohir serta Tunku Ismail Ibrahim (TMJ, bos Johor Darul Ta'zim (JDT) dan sosok berpengaruh di balik kebijakan naturalisasi di Malaysia, bisa gencar mendorong naturalisasi di tim nasional masing-masing karena latar belakang sebagai miliarder.
Dengan sumber daya finansial yang besar, keduanya dinilai mampu menarik perhatian pemain diaspora yang memiliki darah Indonesia atau Malaysia.
Tak hanya menawarkan kesempatan tampil di level internasional, tetapi juga menjamin keamanan finansial.
Namun, pendekatan itu, terutama jika tidak dibarengi dengan perbaikan kompetisi dan sistem pembinaan, apa yang dilakukan Erick Thohir dan TMJ dinilai bisa menjadi bom waktu untuk Timnas Indonesia dan Malaysia.
"Suatu hari nanti, jika para pemimpin ini tidak lagi menjabat di sepak bola Indonesia atau Malaysia, karena tidak lagi dipercaya, karena usia, atau karena kehilangan semangat, lalu bagaimana nasib tim mereka?" ucap Duong Vu Lam dilansir dari media Vietnam, Dan Tri, Rabu (9/7/2025).
"Pemain naturalisasi tidak akan datang lagi karena tidak ada yang mau membayar, sementara pemain lokal tidak memiliki penerus. Lalu masa depan sepak bola akan ke mana?" tutupnya.
Duong Vu Lam menyebut sulit bagi Vietnam untuk bisa mengikuti jejak Timnas Indonesia dan Malaysia.
Baca Juga: Apparel Jersey Baru Timnas Indonesia Bocor? Bakal Satu 'Circle' dengan Manchester United
Tim berjulukan Golden Star Warriors itu disebut minim talent scout dan finansial. Berbeda dengan Timnas Indonesia dan Malaysia sudah punya kekuatan buat mendapat hal itu.
"Kami kekurangan tim pencari bakat dan dana besar. Vietnam tidak bisa menandingi cara para miliarder di Indonesia dan Malaysia menjalankan sepak bola," kata Duong Vu Lam.
"Perhatikan baik-baik, Presiden PSSI adalah miliarder Erick Thohir, mantan presiden klub Inter Milan."
"Sementara tokoh di balik kebijakan naturalisasi Malaysia adalah Tunku Ismail Ibrahim, pangeran di Malaysia yang pernah bernegosiasi untuk membeli klub Valencia di Spanyol," jelasnya.
Fenomena naturalisasi di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia dan Malaysia, menjadi salah satu strategi percepatan dalam meningkatkan performa tim nasional.
Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap stagnasi prestasi dalam beberapa dekade terakhir, serta tantangan dalam pengembangan bakat lokal yang belum optimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Nasib Igor Thiago, Bersinar di Premier League, Diprediksi Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
-
Liverpool vs Barnsley: Arne Slot Pasang Target Tinggi di Piala FA Usai Terpuruk di Liga
-
Michael Carrick Akan Segera Diumumkan Jadi Manajer Interim Manchester United
-
Ayah Komika, Anak Pakar Fisik Dunia, Ini Latar Belakang Keluarga Cesar Meylan
-
Aston Villa Gigit Jari, Duit Rp587 Miliar Ditolak Wonderkid Real Madrid
-
Gol Dramatis Justin Hubner Bikin Pelatih Dean James Murka Kritik Keras Lini Pertahanan
-
Persija Jakarta Bereaksi Usai Allano Lima jadi Korban Rasisme
-
Usai Jadi Penentu Kemenangan Persib atas Persija, Beckham Putra Ogah Terbuai Isu Timnas Indonesia
-
Live Instagram Lamine Yamal Mendadak Dihentikan, Ada Apa di Ruang Ganti Barcelona?
-
Allano Lima Dihujani Rasisme Usai Derbi Persija vs Persib, Winger Macan Kemayoran Kirim Pesan Kuat