Suara.com - Pasca dibantai 0-4 oleh PSG di babak semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, Real Madrid dikabarkan akan melakukan perubahan besar di status kepemilika klub.
Presiden klub, Florentino Perez, membuka kemungkinan terjadinya perubahan besar dalam model kepemilikan klub, yang selama 122 tahun terakhir dipegang oleh para anggota terbatas atau socios.
Dalam rapat umum tahunan yang digelar November lalu, Perez menyatakan bahwa Los Blancos harus berubah dan beradaptasi demi melindungi kepentingan jangka panjang klub.
“Kami akan mengajukan proposal restrukturisasi korporat kepada majelis, demi menjamin masa depan klub, melindungi dari ancaman, dan memastikan bahwa para anggota tetap menjadi pemilik sejati Real Madrid,” ujar Perez seperti dikutip dari Football Espana.
Berdasarkan laporan yang beredar, Perez berencana mengubah sistem kepemilikan menjadi model kepemilikan saham terbatas, di mana para anggota akan menjadi pemegang saham mayoritas (51%).
Namun, saham ini tidak dapat dijual, hanya bisa diwariskan dalam keluarga, untuk menjaga identitas klub tetap "dimiliki rakyat".
Model ini juga akan membuka peluang bagi investasi asing secara terbatas, namun tetap mempertahankan kontrol utama di tangan para anggota klub.
Namun, rencana ini tidak mulus. Firma hukum asal AS, Clifford Chance, yang bekerja sama dengan Perez dalam proyek ini, menyarankan agar tidak mengubah model kepemilikan saat ini.
Dalam laporan yang mereka sampaikan, disebutkan bahwa jika saham klub dialokasikan ke Real Madrid Foundation, maka hal itu akan melanggar peraturan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Real Madrid Dibantai PSG, Xabi Alonso: Kita Mulai dari Nol
Satu-satunya opsi legal adalah mengubah Real Madrid menjadi perusahaan privat seperti klub-klub lain—yang pada akhirnya akan menghilangkan kekuasaan para socios.
Jika perubahan ini tetap ingin dijalankan, maka diperlukan persetujuan mayoritas suara dari para anggota Real Madrid, yang akan menjadi penentu apakah "revolusi" ini layak dilakukan atau tidak.
Real Madrid Mulai dari Nol
Kekalahan telak Real Madrid dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 0-4 di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 menyisakan banyak pelajaran bagi pelatih anyar Xabi Alonso.
Dalam konferensi pers usai laga, Xabi Alonso tak menutupi kekecewaannya, namun juga menegaskan bahwa kekalahan ini akan menjadi titik tolak membangun ulang skuat Los Blancos musim depan.
“Kami memulai dari nol di bulan Agustus. Ini bukan awal musim, ini adalah akhir dari musim 2024/25. Musim baru dimulai setelah ini,” tegas Xabi Alonso seperti dikutip dari Marca.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Luis de la Fuente Wanti-wanti Lamine Yamal Jelang Debut Piala Dunia, Apa Isinya?
-
Barcelona Dikabarkan Sepakat Boyong Anthony Gordon dari Newcastle United
-
Cinta Mati Real Madrid! Vinicius Junior Mengaku Tak Sanggup Bayangkan Pakai Jersey Klub Lain
-
Ada Miracle of Bern, Ini 8 Comeback Gila yang Terjadi di Piala Dunia
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
PSG Siap Tebus Julian Alvarez Rp2,2 Triliun dari Atletico Madrid
-
Dihina Ultras PSG, Samir Nasri Pilih Mundur dari Tugas Pandit Final Liga Champions
-
Manchester United Siap Lepas Jadon Sancho, Empat Klub Liga Inggris Berminat
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim