Suara.com - Kekalahan telak Real Madrid dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 0-4 di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 menyisakan banyak pelajaran bagi pelatih anyar Xabi Alonso.
Dalam konferensi pers usai laga, Xabi Alonso tak menutupi kekecewaannya, namun juga menegaskan bahwa kekalahan ini akan menjadi titik tolak membangun ulang skuat Los Blancos musim depan.
“Kami memulai dari nol di bulan Agustus. Ini bukan awal musim, ini adalah akhir dari musim 2024/25. Musim baru dimulai setelah ini,” tegas Xabi Alonso seperti dikutip dari Marca.
Xabi Alonso mengakui bahwa Madrid benar-benar kesulitan menghadapi PSG yang dinilai sudah lebih matang secara struktur permainan.
“PSG adalah tim yang sudah dibangun dalam waktu lama, sedangkan kami baru mulai. Setelah 10 menit pertama, kami sadar ini akan berat. Kami tidak merasa nyaman di lapangan dan tertinggal 3-0 sebelum jeda memperburuk segalanya,” ujarnya.
Namun, pelatih asal Spanyol itu menyebutkan bahwa laga ini memberikan banyak pelajaran.
“Ada banyak hal yang bisa kami tingkatkan. Saya meninggalkan pertandingan ini dengan banyak kepastian tentang siapa kami dan apa yang perlu kami benahi," sambung Xabi.
Sementara itu, pelatih PSG, Luis Enrique menyikapi kemenangan telak timnya 4-0 atas Real Madrid di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 dengan sikap tenang.
Meski tunjukkan ketenangan dan kedewasaan, Luis Enrique tetap kirimkan pesan tajam dan penuh percaya diri.
Baca Juga: Jungkalkan Real Madrid, Luis Enrique Singgung Fans Barcelona
Eks pelatih Barcelona itu mengaku handphonenya dibanjiri ucapan selamat dari para cules — sebutan untuk fans Barca — usai laga.
Luis Enrique mengaku bahwa skuat PSG tidak pernah injak rem dan terus gas di setiap pertandingan.
“Kami tidak pernah menginjak rem,” kata Enrique.
“Kalau lawan tim besar seperti Madrid, kamu harus tampil 100 persen. Tidak ada ruang untuk santai,” sambungnya.
Ketika ditanya apakah skor 4-0 mencerminkan jurang kualitas antara PSG dan Real Madrid, Enrique memberi pembelaan terhadap Xabi Alonso, pelatih anyar Madrid yang baru menjalani enam pertandingan.
“Xabi butuh waktu, dia belum sempat menjalani pramusim penuh. Saya sudah dua tahun bersama proyek PSG ini, jadi sulit dibandingkan,” ucap Enrique.
Tag
Berita Terkait
-
Jungkalkan Real Madrid, Luis Enrique Singgung Fans Barcelona
-
Digilas PSG, Kondisi Real Madrid Kritis Jelang Musim 2025/2026
-
Tok! Carlo Ancelotti Dibui 1 Tahun: Terbukti Gelapkan Pajak Rp6,7 M
-
Ke Final Piala Dunia Antarklub, Chelsea Diklaim Sudah Jalani Musim Fantastis
-
Ramaikan Piala Dunia Antarklub 2025, Legenda Timnas Indonesia Berbagi Ilmu Sepak Bola
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya
-
Aksi Berkelas Jay Idzes Jadi Pelerai Saat Keributan Panas Pecah di Laga Genoa vs Sassuolo
-
Justin Hubner Ungkap Sebuah Penyesalan Kepada Lewis Holtby
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
-
Calvin Verdonk Berpeluang Main di Liga Champions, Lille Semakin Kokoh di 3 Besar
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Makin Gacor di Luar Negeri, Kapan Dinaturalisasi?
-
Pengamat: Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan Top di FIFA Matchday Juni