Suara.com - Persis Solo terus menambah amunisi jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2025/2026 atau yang kini bernama Super League.
Terbaru, tim Laskar Sambernyawa mendatangkan bek asal Belanda, Xandro Schenk.
Perekrutan Xandro diumumkan resmi melalui akun Instagram klub yang dilansir Suara.com, Sabtu (12/7/2025).
"Barikade teranyar milik Sambernyawa untuk memberi rasa aman di lini belakang," tulis unggahan akun tersebut.
Pemain jebolan akademi Ajax Amsterdam tersebut akan menjadi amunisi tambahan bagi Laskar Sambernyawa menghadapi Super League musim 2025/2026.
Saat memperkuat klub sebelumnya, pemain berposisi sebagai bek tengah ini tampil sebanyak 24 pertandingan dan mencatatkan 4 gol serta 3 assists bersama Septemvri Sofia di semua kompetisi Bulgaria musim 2024/2025.
Xandro memulai karier sepakbola profesionalnya bersama Ajax Amsterdam pada 2012, kemudian merumput di kompetisi Eredivisie bersama Go Ahead Eagles dan menghabiskan 5 musimnya di tim tersebut sejak 2013 hingga 2015.
Ia kemudian melanjutkan kariernya bersama FC Twente dan mempersembahkan gelar kampiun Eerste Divisie 2019. Saat itu, dia satu tim dengan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers.
Kariernya berlanjut ke luar benua Eropa dengan memperkuat klub Saudi Pro League, Al-Batin pada musim 2020/2021.
Baca Juga: Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel Ungkap Jurang Perbedaan Liga Indonesia dengan Eropa
Kemudian kembali ke Benua Biru dengan berkostum Vendsyssel FF, tim divisi kedua Denmark pada 2021/2022.
Xandro kemudian kembali ke Belanda untuk memperkuat De Graafschap pada 2022 hingga 2024.
Memperkuat Laskar Sambernyawa akan menjadi pengalaman pertama Xandro berkarier di Indonesia. Ia mengungkapkan kegembiraannya ketika mendapat kesempatan merumput di Indonesia dan bergabung bersama Persis.
"Tentu saja, saya benar-benar bahagia bisa berada di sini. Indonesia negara yang sangat indah. Budaya yang benar-benar baru bagi saya. Ya, saya sudah melakukan percakapan yang baik dengan pelatih dan beberapa orang klub, dan itulah alasan saya memutuskan untuk datang dan bermain di sini," ucapnya.
Menanggapi proses adaptasinya di sepakbola Indonesia, Xandro mengaku akan cepat menyesuaikan diri ke dalam tim, sebab dia memiliki pengalaman bermain di luar negara asalnya.
"Saya memiliki beberapa pengalaman di luar negeri, oleh karena itu saya sangat mahir dalam beradaptasi dengan perbedaan budaya, cuaca, dan hal-hal baru lainnya," paparnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions