Suara.com - Asnawi Mangkualam membantu timnya Port FC menjadi kampiun Piala Presiden 2025 mengalahkan Oxford United, tim Marselino Ferdinan dan Ole Romeny di partai puncak.
Kemenangan ini membuat Asnawi menepati janjinya jadi kampiun mengalahkan Oxford United.
Port FC menang dengan skor 2-1 atas Oxford United dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (14/7/2025) malam WIB.
Meksi tidak cetak gol, Asnawi Mangkualam banyak memberikan kontribusi hingga Port FC sukses mengangkat trofi.
Menjadi juara di Piala Presiden 2025, tentu sangat menyenangkan untuk Asnawi Mangkualam. Terlebih, Port FC adalah salah satu tim undangan di turnamen ini.
“Ya tentunya sangat senang, karena kita dapat undangan,” kata Asnawi Mangkualam kepada awak media usai pertandingan.
Menurut Asnawi, kehadiran Piala Presiden 2025 bagus untuk pemanasan dan persiapan timnya jelang musim baru di Thailand. Dia yakin gelar ini dapat menambah rasa percaya diri
Port FC untuk mengarungi kompetisi nantinya. Terlebih, persaingan menjadi juara di Thailand bakal lebih sengit lagi.
“Baiknya, karena sebentar lagi Liga mulai dan ini bisa kita jadikan buat pramusim dan dengan kekuatan tim-tim lain juga bisa membantu kita bisa menambah confidence di Liga nanti,” ucap Asnawi.
Baca Juga: Viral! Kondisi Stadion Si Jalak Harupat Jadi Bullyan Suporter Oxford United
“Intinnya Madam sangat senang karena dia bisa sempetin waktu buat datang ke Indonesia. Tentunya buat suport tim Thailand dan Port FC. Saya lebih senang karena kembali ke Indonesia,” katanya menambahkan
Menariknya, ada hal lain di balik juara Port FC ini. Sebelum turnamen dimulai, Asnawi pernah mengatakan ingin mengalahkan Marselino dan Oxford United, kemudian jadi juara.
"Tentunya banyak tim berkualitas juga di turnamen ini antusias juga, yang kita juga prize (money-nya) sangat menarik. Semoga kita dari Port FC bisa memberikan hiburan menarik untuk masyarakat Indonesia," kata Asnawi pekan lalu sebelum Piala Presiden bergulir.
"Karena kita juga datang dengan kekuatan yang kuat dan siap buat bersaing di juara. Misinya adalah kalahkan Marselino," tambahnya.
Kemenangan ini juga menjadi kepuasan tersendiri bagi pelatih Port FC, Alexandre Gama, yang mengungkapkan rasa bangganya usai pertandingan.
"Kami sangat senang, karena kami datang ke sini untuk mencoba menjadi juara dan pulang ke Thailand dengan medali dan trofi ini," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Kondisi Stadion Si Jalak Harupat Jadi Bullyan Suporter Oxford United
-
Daftar Lengkap Pemenang Penghargaan Piala Presiden 2025: Tak Ada Pemain Indonesia
-
Kalahkan Banyak Wasit Asing, Wasit Asal Jawa Barat Sukses Jadi yang Terbaik di Piala Presiden 2025
-
Menangkan Piala Presiden 2025, Pelatih Port FC: Vidi Vidi Vici!
-
Bak Langit dan Bumi! Adu Lezat Nasi Kotak Presiden 2025 vs Bubur Aneh di Piala Dunia Antarklub
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Mozambik, Hapus Tren Buruk Lawan Tim Afrika
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Mozambik: Pilar Cadangan Unjuk Gigi
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 9 Juni 2026
-
Bikin Heboh Bekasi, Eks Liverpool Daniel Sturridge Mendadak Muncul di Episode 4 Second Chance
-
Pelatih Mozambik Blak-blakan Alasan Tanpa Dua Bintang Eropa Hadapi Timnas Indonesia
-
Jelang Lawan Mozambik, Justin Hubner Masih Jalani Latihan Terpisah
-
Timnas Indonesia vs Mozambik, John Herdman: Jangan Besar Kepala Usai Hajar Oman!
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Timnas Indonesia Bisa Naik Lagi di Ranking FIFA Jika Kalahkan Mozambik
-
5 Dampak Kedatangan Shin Tae-yong di Persija bagi Persaingan Super League