Suara.com - Striker Timnas Indonesia U-23 Jens Raven resmi bergabung Bali United, di usianya yang masih sangat belia, 19 tahun.
Bali United meresmikan bergabungnya Jens Raven pada Minggu (13/7/2025), tak lama setelah sang pemain meninggalkan FC Dordrecht.
CEO Bali United FC, Yabes Tanuri menyebut, Jens Raven sebagai striker potensial yang dibutuhkan klub berjuluk Serdadu Tridatu.
"Kami resmi memperkenalkan Jens Raven sebagai striker baru untuk Bali United selama tiga musim ke depan," kata Yabes Tanuri di laman resmi klub.
"Jens Raven adalah striker potensial yang dibutuhkan tim saat ini dan tim pelatih menilai ia mampu memberikan dampak positif. Untuk Bali United di musim yang baru, semoga Jens Raven bisa menjawab dan memberikan prestasi untuk tim ini," lanjutnya.
Bergabungnya Raven juga tak lepas dari sosok pelatih anyar Bali United dari Belanda, Johnny Jansen,
Berbekal pengalaman melatihnya di Belanda, Jens Ravens dinilai sangat cocok untuk Bali United.
"Pemain berdarah Belanda-Indonesia ingin bermain ke Indonesia karena sosok Coach Johnny Jansen yang kini menjadi nahkoda Bali United FC."
"Pengalaman Johnny Jansen di Eredivisie membuat Jens Raven ingin memulai karier pertamanya di Indonesia. Selain sosok Johnny Jansen, dua asisten pelatih dari Belanda yaitu Ronnie Pander dan Jeffrey Talan."
Baca Juga: Pemain Malaysia Bidik Juara Piala AFF U-23 2025: Kami Pernah Sukses di Indonesia
"Juga menjadi faktor keinginan Jens Raven mantap memilih Serdadu Tridatu sebagai klub baru di lapangan hijau," tulis laman Bali United
Jens Raven diikat Bali United dengan kontrak cukup panjang selama tiga tahun lamanya.
Terhitung ia bergabung pada 13 Juli 2025 hingga 30 Juni 2028, lantas berapa gaji yang didapatnya?
Belum diketahui secara pasti berapa gaji yang didapat Jens Raven, di Liga Indonesia perihal gaji memang sensitif dan terkesan ditutupi.
Jika melihat harga pasaran Jens Raven berada di angka Rp2,61 miliar, nominal itu didapat sejak mengoleksi 17 gol dalam 17 laga bersama Timnas U-19.
Sementara jika melihat secara umum, gaji pemain akademi atau pemain muda di klub Indonesia berada di kisaran Rp20-40 juta per bulannya.
Berita Terkait
-
Pemain Malaysia Bidik Juara Piala AFF U-23 2025: Kami Pernah Sukses di Indonesia
-
Siapa di Balik Prime11? Agen Pemain yang 'Jerumuskan' Rafael Struick dan Jens Raven ke Super League
-
Gabung Klub Super League, Jens Raven dan Rafael Struick Ternyata Satu Agen
-
Here We Go! Bali United Rekrut Eks Rekan Thom Haye, Senior Jens Raven?
-
10 Pemain Paling Berharga di Super League: Jordi Amat Masuk Daftar, Thom Haye Menyusul?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tottenham Terdepan dalam Perburuan Conor Gallagher
-
2 Pemain Urus Naturalisasi, Bakal Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
Cerita Anak John Herdman yang Ternyata Pernah Bikin Gol dan Kalahkan Timnas Indonesia
-
Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara: Pergi dengan Kepala Tegak
-
Timnas Indonesia Berpotensi Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF 2026
-
Jadwal Laga Timnas Futsal Indonesia Vs Korsel di Piala Asia 2026, Kapan?
-
Satu Hal ini Bakal Langsung Dilakukan John Herdman saat Tangani Timnas Indonesia
-
3 Hal Menarik dari Perkenalan John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bayern Munich Makin Menggila, Kompany Diingatkan Jangan Ulangi Kesalahan Pep Guardiola
-
Efek Skandal Naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgano Pertimbangkan Pensiun