Suara.com - Hubungan spesial antara dua pemain muda tim nasional Indonesia kini menjadi perbincangan hangat. Jens Raven, striker muda berbakat dari timnas U-23, resmi bergabung dengan Bali United, klub Liga 1 Indonesia, dengan kontrak berdurasi tiga musim.
Yang menarik, momen penting dalam perjalanan kariernya itu turut diwarnai oleh kehadiran sosok istimewa, yakni Estella Loupatty, pemain timnas putri Indonesia.
Estella Loupatty bukan hanya datang untuk menemani, tetapi juga memberikan dukungan penuh kepada Jens Raven di saat krusial dalam hidupnya.
Keduanya kini diketahui sedang menjalin hubungan, dan dukungan emosional dari Estella tampak jelas melalui unggahan di media sosial.
Dalam beberapa postingan, ia mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian sang kekasih, bahkan menambahkan simbol hati dan ekspresi kasih sayang lain, yang juga dibalas oleh Jens dengan respons serupa.
Kebersamaan mereka mencuri perhatian netizen, terlebih karena keduanya adalah atlet tim nasional yang tengah naik daun.
Hubungan romantis yang berjalan beriringan dengan karier profesional ini menjadi warna tersendiri dalam dunia sepak bola Indonesia, khususnya bagi kalangan penggemar muda.
Jens Raven, yang sebelumnya bermain untuk FC Dordrecht U-21 di Belanda, mengungkapkan bahwa keputusan hijrahnya ke Bali United bukanlah pilihan sembarangan.
Salah satu faktor penentu adalah keberadaan Johnny Jansen, pelatih berpengalaman asal Belanda yang pernah menukangi klub Eredivisie, SC Heerenveen.
Baca Juga: Piala AFF U-23: Yardan Yafi Beberkan Pesan Penting Pelatih Timnas Indonesia
Jens Raven kini menjadi bagian penting dalam proyek pembaruan skuad Bali United bersama asistennya, Ronnie Pander, eks pelatih PEC Zwolle.
Dalam pernyataan resminya di situs klub, Jens Raven mengaku bahwa ia tertarik dengan fasilitas Bali United yang sudah bertaraf internasional.
Ia juga menilai klub ini memiliki mental juara dan dikelola secara profesional.
Baginya, berada di bawah arahan pelatih dengan pengalaman Eropa adalah peluang besar untuk berkembang, baik secara teknis maupun mental.
Kedatangan Jens Raven ke Indonesia sekaligus menunjukkan peningkatan minat pemain diaspora untuk kembali berkontribusi dalam kompetisi domestik.
Pemain kelahiran 2005 ini dikenal memiliki gaya bermain agresif dan insting mencetak gol yang tajam, sebuah tambahan berharga bagi lini depan Bali United dalam menyambut musim kompetisi mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?
-
Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram
-
Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu
-
Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah
-
Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
-
Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan
-
Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional
-
5 Fakta Menarik Kafka Bintang, Mahasiswa UNHAN yang Jadi MVP Lips Recall COC Season 3!
-
Leang Panninge Perkuat Posisi Sulsel Sebagai Laboratorium Sejarah Manusia Dunia
-
Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?