Pressing Terorganisir: Timnas Indonesia akan kesulitan membangun serangan dari bawah. Arnold akan menginstruksikan para penyerangnya untuk menekan bek dan kiper, memaksa mereka melakukan kesalahan atau membuang bola.
Memaksimalkan Keunggulan Fisik: Filosofi Arnold akan sangat cocok dengan skuad Irak yang sudah unggul secara fisik.
Ancaman dari striker Aymen Hussein dan kekuatan dalam duel udara akan semakin dimaksimalkan dalam skema permainan yang direct dan mengandalkan bola mati.
Kelemahan yang Bisa Dieksploitasi:
Kurangnya Kreativitas Halus: Tim arahan Arnold cenderung lebih fungsional daripada artistik.
Mereka kadang kesulitan membongkar pertahanan yang sangat rapat dan terorganisir (low block) karena kurangnya pemain dengan visi tak terduga.
Ruang di Belakang Garis Pertahanan: Gaya pressing tinggi yang mereka terapkan akan meninggalkan ruang kosong di belakang para bek.
Jika Timnas Indonesia mampu melewati gelombang pressing pertama, serangan balik cepat melalui pemain seperti Rafael Struick bisa menjadi senjata yang sangat mematikan.
Arab Saudi: Pragmatisme Mematikan ala Hervé Renard
Baca Juga: Patrick Kluivert Santai di Grup Neraka Ronde 4: Udah Kenal
Arab Saudi adalah kekuatan yang sangat berbeda.
Mereka tidak lagi hanya tim dengan skill individu menawan, tetapi telah menjadi unit yang sangat efektif dan cerdas secara taktis di bawah komando pelatih asal Prancis, Hervé Renard.
Renard adalah pelatih yang terkenal mampu menciptakan kejutan, seperti saat membawa Arab Saudi mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022.
Gaya Main dan Taktik Pelatih:
Hervé Renard adalah seorang master pragmatisme. Ia sangat fleksibel dalam memilih formasi, seringkali berganti antara 4-2-3-1, 4-4-2, atau 4-3-3 tergantung lawan yang dihadapi.
Analisis dari media internasional seperti L'Équipe menyoroti ciri khas taktik Renard, organisasi pertahanan yang rapat, pressing intens di momen yang tepat, dan serangan balik yang sangat cepat dan terstruktur.
Tag
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Santai di Grup Neraka Ronde 4: Udah Kenal
-
Siapa Thijs Dallinga? Penyerang Bologna Diisukan Bisa Gantikan Ole Romeny di Timnas Indonesia
-
Tak Perlu Naturalisasi, 4 Pemain Keturunan Jebolan Akademi Top Eropa Bisa Langsung Bela Timnas
-
3 Pemain Keturunan Calon Pengganti Ole Romeny di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
FC Utrecht Kasih Kode Ivar Jenner Cabut, Gabung Persija Jakarta?
-
Berguinho Siap Kerja Keras Jaga Posisi Persib Bandung
-
Pemain China Ini Puas Banget Bantai Vietnam Usai Diremehkan di Piala Asia U-23 2026
-
Beckham Putra Kasih Pembuktian ke John Herdman, Layak Dipanggil Timnas Indonesia ke FIFA Series 2026
-
Jayden Oosterwolde Mengaku Dihubungi Tiap Bulan untuk Bela Timnas Indonesia, Jawabannya Tak Berubah
-
Resmi Gabung Girona, Marc-Andre ter Stegen Ungkap Pesan Menyentuh
-
Debut John Herdman di Depan Mata, PSSI Titip Pesan Penting untuk Timnas Indonesia
-
Selebrasi Minum Bir, Sindiran Jude Bellingham untuk Tukang Julid
-
Persija Dihukum Komdis! Macan Kemayoran Pincang Hadapi MU di Stadion GBK
-
Prediksi Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Sapu Bersih Kemenangan di FIFA Series 2026