Suara.com - Persebaya Surabaya menutup laga uji coba bertajuk Team Launching Game dengan kemenangan tipis 1-0 atas PSS Sleman. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (19/7) malam, pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menyatakan kepuasannya terhadap progres tim menjelang Liga Super 2025/2026.
Salah satu aspek paling menonjol yang diapresiasi pelatih asal Spanyol itu adalah peningkatan dalam penguasaan bola, pergerakan antar pemain, serta kekompakan tim.
Ia menyebut laga uji coba tersebut sebagai kesempatan penting untuk mengukur sejauh mana kemajuan yang dicapai dari hasil 28 sesi latihan intensif.
"Ini adalah pertandingan lain yang memberikan banyak hal positif bagi kami. Tentu saja, kami akan terus bekerja dalam proses ini untuk mencapai kondisi terbaik saat liga dimulai," ujar Eduardo Perez dalam konferensi pers pasca-laga.
Penguatan Skema dan Adaptasi Pemain Baru
Laga melawan PSS Sleman menjadi ajang penguatan skema permainan yang telah dirancang sejak awal persiapan. Perez menyebut bahwa kombinasi antara pemain muda dan berpengalaman menjadi nilai tambah penting dalam pengembangan tim.
Menurutnya, proses adaptasi pemain, termasuk pemain baru, berjalan dengan sangat baik.
Dalam setiap sesi latihan, yang merupakan bagian dari tahapan pramusim, penguasaan bola dan koordinasi tim menjadi fokus utama.
Evaluasi dari tiap sesi juga mengindikasikan bahwa tim ini terus menunjukkan kemajuan.
Talenta Muda Mulai Bersinar di Tim Utama
Salah satu fokus dari strategi tim musim ini adalah integrasi talenta muda hasil dari akademi klub.
Baca Juga: Dua Pelatih Timnas Indonesia Blak-blakan Kritik Regulasi Super League, Hati-hati Coach!
Nama-nama seperti Ichsas Baihaqi dan Sadida Nugraha menjadi sorotan karena kemampuan mereka yang mulai terlihat menonjol di lapangan, khususnya dalam hal disiplin taktik dan kemampuan mengambil keputusan.
"Ini adalah hasil kerja bagus dari Persebaya Future Lab, dan tentu saja, kami ada di sini untuk mengembangkan mereka. Saat mereka sudah siap, pasti akan diberi kesempatan bermain," tambah Perez.
Dengan demikian, keberadaan pemain muda tidak hanya sebagai pelengkap, namun bagian penting dari sistem permainan modern yang mengedepankan kecepatan, penguasaan bola, dan permainan kolektif.
Bruno Moreira: Suporter Jadi Energi Tambahan
Sementara itu, kapten Persebaya, Bruno Moreira, memberikan pernyataan mengenai atmosfer luar biasa yang tercipta dalam laga uji coba ini.
Menurutnya, semangat ribuan suporter menjadi pendorong kuat bagi para pemain untuk tampil maksimal sepanjang pertandingan.
“Saat kami keluar ke lapangan dan melihat antusiasme suporter, itu sudah menjadi motivasi tersendiri. Kami tidak perlu banyak bicara di ruang ganti,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Tak Diberi Kesempatan John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Raul Jimenez Pulang ke Wolves, Teken Kontrak Dua Tahun Usai Piala Dunia 2026
-
Kacau! Stadion Pembuka Piala Dunia 2026 Banjir dan Banyak Proyek Mangkrak
-
Timnas Indonesia U-19 Percaya Diri Hadapi Australia, Siap Tempur di Semifinal Piala AFF 2026
-
48 Jam Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Demonstran Kepung Stadion Azteca
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
4 Negara Debutan yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026
-
Tudingan Sesat Imigrasi AS, Sebut Wasit Omar Artan Terlibat Organisasi Teroris
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118 Dunia Usai Kalahkan Oman dan Mozambik
-
Pulang ke Somalia, Wasit Omar Arthan Disambut bak Pahlawan Cerita 11 Jam Ditahan