Suara.com - Penggawa anyar Persija Jakarta, Gustavo Franca buka-bukaan soal tim barunya tersebut. Sosok yang disebut sebagai "Si Jampang" dari Brasil saat dikenalkan Macan Kemayoran sebagai armada baru mengaku sudah nyaman.
Gustavo Franca sudah mengikuti latihan perdana bersama Macan Kemayoran di Persija Training Ground, Depok, Senin (21/7/2025).
Gustavo Franca memang sudah mengikuti latihan bersama pemain Persija Jakarta lainnya. Ia merupakan pemain asing kelima Persija Jakarta untuk mengarungi Super League 2025/2026.
Gustavo Franca mengaku sama sekali tidak kesulitan dalam hal adaptasi bersama Persija, termasuk iklim sepak bola Indonesia.
Ia disambut hangat oleh pemain Persija Jakarta lainnya. Sambutan hangat itu membuat Franca merasa diterima dengan baik di keluarga besar Persija.
"Saya sangat menyukainya, Saya disambut dengan hangat oleh semua orang, para pemain, staf pelatih, dan seluruh orang di Persija," ucap Gustavo Franca melalui keterangan resminya, Rabu (23/7/2025).
Mendapatkan sambutan hangat, Gustavo Franca mengaku merasa betah di Persija Jakarta. Ia mengaku nyaman dirangkul oleh Rizky Ridho dan kawan-kawan.
Padahal Persija merupakan pengalaman perdana dirinya bermain di sepakbola Asia. Namun, ia sama sekali tidak kesulitan.
"Saya benar-benar merasa betah, meskipun baru beberapa hari di klub ini," tambah pemain asal Brasil ini.
Baca Juga: Here We Go! Pemain Keturunan Skotlandia Berminat dengan Indonesia
Selain itu Gustavo Franca juga merasa terkejut dengan fasilitas Persija Training Ground. Menurut Franca, fasilitas yang dimiliki Persija sangat lengkap dan akan membantu pemain mencapai kondisi maksimal.
"Fasilitasnya sangat baik dan menyediakan semua yang kami butuhkan untuk bekerja dan mencapai tujuan kami," tutur Franca.
Sebagai informasi, Persija Jakarta terus menggeber persiapan untuk tampil di Super League 2025-2026. Tim berlambang Monas ini menargetkan meraih gelar juara Super League 2025-2026.
percaya ada benang takdir yang menariknya ke Jakarta, sejalan dengan ambisi Persija dan cita-citanya.
Super League 2025/2026 akan menjadi gelanggang yang spesial dalam kebersamaan Persija dan Franca.
Kehadirannya melengkapi mozaik lini tengah Macan Kemayoran. Namanya harum sebagai pengatur serangan yang piawai membaca permainan, sekaligus punya daya jelajah ke sisi-sisi lapangan.
Berita Terkait
-
Here We Go! Pemain Keturunan Skotlandia Berminat dengan Indonesia
-
Gagal di PSIS Semarang, Striker Timnas Burundi Siap Bangkit Bersama Persijap Jepara
-
BRI Super League: Chemistry Persib Bandung Kian Rekat, Ini Kata Bojan Hodak
-
Geliat Malut United di Bursa Transfer Super League: Rekrut Jebolan Uruguay
-
BRI Super League: Tambah Amunisi Asal Brasil, Borneo FC Ada di Jalur Tepat?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal