Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia.
Legenda Niac Mitra, Yudi Suryata meninggal dunia di kampung halaman yakni Sragen, Jawa Tengah, Sabatu (26/6/2025) pagi.
Kabar wafatnya sosok berusia 70 tahun itu pertama kali diterima Suara.com melalu Whatsapp Grup 'Sudut Manahan'.
"Innalilahi wa innailaihi rojiun telah meninggal dunia dengan tenang Bapak Yudi Suryata. Semoga almarhum Husnul khatimah," tulis informasi tersebut.
Dari informasi yang didapat, ayah asisten pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata itu akan dimakamkan hari ini.
"Kabarnya dimakamkan hari ini jam 3 sore," kata salah satu sahabat Tithan, Okta.
Yudi Suryata adalah salah satu legenda Niac Mitra pada era kompetisi Galatama. Dia merupakan pemain asli didikan PS Mitra Utama Surabaya sebagai cikal bakal pembentukan tim Niac Mitra.
Sebagai pemain Niac Mitra, Yudi pernah membawa timnya mengalahkan Arsenal, 2-0 dalam laga persahabatan di Stadion Gelora 10 November Surabaya.
Setelah pensiun sebagai pemain dan banting setir sebagai pelatih.
Baca Juga: Dipanggil Timnas! Ayah Demiane Agustien Pemain Keturunan Indonesia Loncat Kegirangan
Ilmu dari mantan pelatihnya Wiel Coerve yang diterapkan Yudi Suryata di klub yang ditanganinya. Termasuk ketika membawa Niac Mitra juara Galatama pada musim 1987/1988.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat