Suara.com - Arsenal tampaknya tak pernah kehabisan talenta muda.
Setelah publik dikejutkan dengan aksi Ethan Nwaneri, kini giliran bocah berusia 15 tahun, yang mencuri perhatian dunia dalam laga pramusim melawan AC Milan di Singapura.
Max Dowman pemain muda Arsenal jadi sorotan pada laga pramusim melawan AC Milan di Stadion Nasional Singapura.
Masuk menggantikan Nwaneri, pemain muda ini langsung menggebrak — baru menyentuh bola selama kurang dari satu menit, ia sudah melewati dua pemain Milan dan melepaskan tembakan yang nyaris berbuah gol.
Tak heran jika gelandang senior Arsenal dan Timnas Inggris, Declan Rice, menyebut Dowman sebagai "pemain 15 tahun terbaik di Inggris".
Penampilannya jauh dari kesan bocah SMA yang masih harus menyelesaikan ujian musim semi tahun depan.
Dowman memiliki postur dan ketenangan yang jarang ditemukan pada pemain seusianya. Ketika berada di lapangan, ia tampak seperti pemain profesional yang sudah kenyang pengalaman, bukan anak sekolah yang baru saja naik kelas.
Saat penalti seremonial dilakukan seusai laga, Dowman dengan santai mengecoh kiper Milan dengan sepakan kaki kiri yang tenang — sederhana namun elegan, mencerminkan rasa percaya dirinya.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya setelah pertandingan yang dimenangkan Arsenal lewat gol Bukayo Saka di babak kedua.
Baca Juga: Cerita Masal Bugduv: Saat Suporter Arsenal Termakan Hoax di Bursa Transfer
“Saya senang dengan semua pemain muda,” ujar Arteta seperti dikutip dari Mail Online.
“Mereka bisa tampil di level ini di usia 15 karena lingkungan dan budaya di tim mendukung mereka. Tapi tetap, untuk bisa tampil seperti Dowman melawan lawan seperti Milan, butuh kualitas luar biasa.”
Salah satu kekuatan terbesar Dowman adalah kemampuannya mengeksekusi bola mati.
Meski usianya sangat muda, ia sudah dipercayai menjadi eksekutor tendangan bebas dan sepak pojok di level akademi. Umpan-umpannya tajam, terukur, dan kerap berbuah peluang emas.
Pelatih tim muda Arsenal, Gustavo Oliveira, menyebut Dowman sebagai "The Next Kaká" karena gaya mainnya yang mengingatkan pada legenda Brasil tersebut.
Max Dowman asli Inggris, ia kelahiran Chelmsford pada 31 Desember 2009. Besar kemungkinan, di musim 2025/2026, ia akan ditempa di tim U-18 Arsenal.
Berita Terkait
-
Cerita Masal Bugduv: Saat Suporter Arsenal Termakan Hoax di Bursa Transfer
-
Kebanggaan Pemain Arsenal Keturunan Indonesia Pakai Jersey Timnas
-
Dipanggil Timnas! Ayah Demiane Agustien Pemain Keturunan Indonesia Loncat Kegirangan
-
No. 9 yang Hilang! Viktor Gyokeres Adalah Jawaban Sempurna untuk Arsenal
-
Here We Go! Viktor Gyokeres Dikontrak Arsenal 5 Tahun
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Susah Payah Raih Kemenangan
-
Timnas Indonesia Ungguli Mozambik di Babak Pertama, Ole Romeny Cetak Gol Indah
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Timnas Indonesia Putri Ditahan Kamboja, Gagal Raih Kemenangan di Garuda Championship Series 2026
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Piala AFF U-19 2026: Australia Vs Kamboja, Duel Penentu Calon Lawan Timnas Indonesia U-19
-
Kalkulasi Poin FIFA Jika Timnas Indonesia Berhasil Kalahkan Mozambik di FIFA Matchday
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026: Antara Warisan Lionel Messi dan Ujian Realitas