Suara.com - River Plate, yang dijuluki “Súper River” di bawah asuhan Marcelo Gallardo, gagal memanfaatkan dukungan penuh suporter di Estadio Monumental.
Dalam laga klasik melawan San Lorenzo pada jornada ketiga Torneo Clausura, kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Pertandingan berjalan dengan tempo rendah sepanjang waktu. River Plate, yang menguasai bola lebih banyak, kesulitan menemukan ritme dan menciptakan peluang berbahaya.
Tim besutan Gallardo gagal membongkar pertahanan kokoh San Lorenzo, yang tampil disiplin di bawah arahan pelatih Damián Ayude.
San Lorenzo sendiri memilih pendekatan bertahan, menutup semua celah serangan River sembari sesekali mencoba serangan langsung, meski minim pemain di lini depan.
Satu momen krusial terjadi di menit ke-15, ketika Enzo Pérez melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang menggetarkan jala San Lorenzo.
Sayangnya, gol tersebut dianulir karena Gonzalo Montiel terdeteksi offside dalam proses gol.
Insiden ini, ditambah dengan keluarnya Maximiliano Salas akibat cedera, mengganggu dominasi awal River dan membuat permainan mereka kehilangan momentum.
Juan Fernando Quintero, yang memulai siklus ketiganya bersama River Plate, masuk sebagai pemain pengganti.
Baca Juga: Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus
Namun, dalam 30 menit kehadirannya di lapangan, playmaker asal Kolombia ini belum mampu memberikan pengaruh signifikan untuk membuka kebuntuan.
Kurangnya koneksi di lini serang membuat River gagal mencetak gol meski menguasai jalannya laga.
Dengan hasil imbang ini, River Plate tetap memimpin Zona B dengan tujuh poin, sementara San Lorenzo berada di posisi keempat dengan lima poin.
Pada jornada berikutnya, River akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Independiente di Avellaneda pada Sabtu, 9 Agustus, pukul 18.30 waktu setempat.
Sementara itu, San Lorenzo akan menjamu Vélez Sársfield di Nuevo Gasómetro pada Kamis, 7 Agustus, mulai pukul 19.00 waktu setempat.
Berita Terkait
-
Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus
-
Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus
-
Cerita Paus Fransiskus Diusir Eks Pelatih Lionel Messi dari Ruang Ganti Pemain
-
3 Kata Ajaib Paus Fransiskus untuk Diego Maradona
-
Paus Fransiskus: Dari Kiper, Suporter San Lorenzo ke Gereja Katolik
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Adu Harga Pasar Thom Haye dan Layvin Kurzawa, Siapa Paling Mahal di Persib Bandung?
-
Bintang Baru Persija Belum Teruji, Jakmania Ingatkan Performa Lapangan Tak Sekadar Track Record
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?