Suara.com - Kabar gembira bagi seluruh penggemar sepak bola Tanah Air. Kini, menonton perjuangan Timnas Indonesia di kancah internasional tak perlu lagi repot, karena akses untuk menyaksikan laga-laga krusial skuad Garuda menjadi jauh lebih mudah dan terjangkau.
Cukup dengan merogoh kocek mulai dari Rp20 ribu per bulan, para suporter sudah bisa menikmati semua pertandingan tim nasional secara resmi.
Terobosan ini datang di saat yang sangat tepat, mengingat antusiasme publik yang terus meroket seiring perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
MNC Group, selaku pemegang hak siar resmi Timnas Indonesia, membuat gebrakan melalui layanan streaming OTT mereka, Vision+.
Mereka secara resmi meluncurkan jajaran paket langganan baru yang lebih ekonomis dan dipersonalisasi, yang akan efektif berlaku mulai 1 Agustus 2025.
Langkah ini diambil untuk menjawab tingginya permintaan dari masyarakat yang ingin memberikan dukungan penuh kepada skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert.
Timnas Indonesia sendiri saat ini sudah memastikan tempat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan dua pertandingan perdana akan berlangsung mulai 8 Oktober 2025.
Direktur PT MNC Digital Entertainment Tbk merangkap Deputi CEO Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih personal bagi para pelanggan.
"Dengan konten eksklusif dan paket yang dirancang khusus, Vision+ siap menawarkan pengalaman yang lebih personal dan dinamis," ujar Clarissa Tanoesoedibjo.
Baca Juga: Danny Buijs, Pelatih Fortuna Sittard: Sosok Temperamen Ujian bagi Justin Hubner
Namun, paket terjangkau ini tidak hanya terbatas untuk pertandingan tim nasional.
Para pelanggan juga akan dimanjakan dengan berbagai konten olahraga premium lainnya. Ini menjadikan Vision+ sebagai surga bagi para penggemar olahraga.
Tayangan olahraga kelas dunia seperti Bundesliga, Mixed Martial Arts (MMA), tenis, hingga balapan jet darat Formula 1 dan MotoGP juga bisa dinikmati dalam satu paket langganan yang sama.
Selain itu, ada juga tayangan eksklusif dari kompetisi regional seperti AFC dan AFF Cup, hingga program spesial "Perjalanan Indonesia Menuju Piala Dunia 2026" yang akan mendokumentasikan perjuangan skuad Garuda.
Transformasi yang dilakukan Vision+ ini menandai sebuah babak baru dalam menyajikan konten.
Mereka kini fokus untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih relevan dan tersegmentasi, dengan membidik tiga kelompok pemirsa utama: pria, wanita, dan anak-anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga