Suara.com - Rumor transfer bek Timnas Indonesia Jay Idzes semakin memanas setelah pakar transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano, mengungkapkan ketertarikan tiga klub besar Serie A.
Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif di kanal YouTube Hanif Thamrin, Fabrizio menuturkan bahwa Genoa, Sassuolo, dan Udinese menjadi tim yang tengah serius mengincar jasa bek tengah sekaligus kapten Timnas Indonesia tersebut.
Fakta ini menunjukkan peningkatan minat terhadap Jay Idzes yang sebelumnya sudah ramai dibicarakan sejak bursa transfer musim dingin.
Penampilan solid Jay Idzes bersama Venezia sepanjang musim 2024/2025 membuatnya semakin dilirik oleh klub-klub papan atas.
Fabrizio Romano menilai Idzes sebagai pemain berkualitas yang selama ini kurang mendapatkan sorotan pantas. Dengan usia yang baru menginjak 25 tahun, Jay Idzes dianggap sudah matang secara permainan dan memiliki potensi besar untuk bersinar di level tertinggi kompetisi Eropa, seperti Serie A.
Hal ini memperkuat posisi Idzes sebagai pemain Timnas Indonesia yang kini dilirik kancah internasional.
“Setelah dia bermain baik musim lalu, saya sangat menyukai pemain ini. Menurut saya dia dipandang sebelah mata, meski aslinya memiliki kualitas,” kata dia.
Meski diminati tiga tim Serie A, kepindahan Jay Idzes bukan hal yang mudah direalisasikan. Menurut Fabrizio Romano, klubnya saat ini, Venezia, mematok harga lebih dari 10 juta euro untuk sang pemain.
Harga tersebut dianggap terlalu tinggi oleh beberapa klub peminat, salah satunya Genoa. Direktur Olahraga Venezia, Filippo Antonelli, bahkan dikabarkan menolak tawaran awal dari Genoa karena dinilai tidak memenuhi ekspektasi klub.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen: Saya Memimpikan Seragam Oranje
Persaingan Ketat Antarklub: Siapa Paling Siap Bayar Mahal?
Situasi ini menambah intensitas persaingan antarklub yang menginginkan Jay Idzes. Romano mengatakan masih menunggu klub mana yang akan benar-benar serius dan mampu mengamankan jasa sang pemain.
Persaingan antara Genoa, Sassuolo, dan Udinese cukup terbuka, tergantung siapa yang bersedia memenuhi tuntutan finansial dari pihak Venezia.
Di sisi lain, sejumlah klub seperti Fiorentina dan Bologna juga sempat dikaitkan, meskipun belum ada kabar konkret sejauh ini.
Jika kesepakatan tidak tercapai, Jay Idzes kemungkinan besar akan tetap bermain untuk Venezia di Serie B. Ini bisa jadi pilihan pragmatis karena ia dipastikan mendapat menit bermain reguler.
Namun demikian, banyak pendukung sepak bola Indonesia berharap Jay bisa tampil di level lebih tinggi untuk meningkatkan kualitasnya dan membawa nama Indonesia lebih dikenal di Eropa.
Bermain di Serie A tentu membuka peluang lebih besar bagi Jay Idzes untuk tampil di pentas Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia