Suara.com - Upaya PSSI memburu talenta keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan. Kali ini, giliran Miliano Jonathans, winger muda berbakat milik FC Utrecht, yang dikabarkan masuk dalam daftar prioritas naturalisasi jelang ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Rumor tersebut pertama kali diungkap oleh media sepak bola Belanda, VoetbalPrimeur, yang menyebut bahwa PSSI sedang menjalin komunikasi intensif dengan keluarga dan agen Jonathans.
Pemain berusia 21 tahun ini disebut-sebut sebagai target serius PSSI guna memperkuat lini serang Garuda yang tengah pincang usai cederanya Ole Romeny, striker utama Timnas Indonesia.
Namun di balik euforia soal potensi memperkuat Timnas Indonesia, publik harus menyadari bahwa Jonathans merupakan pemain muda yang masih harus banyak belajar.
Salah satu momen pahit yang menegaskan pemain keturunan Depok ini harus kerja keras untuk bisa jadi lebih matang terjadi dalam laga PSV Eindhoven vs FC Utrecht pada 15 Februari 2025 lalu.
Pemain kelahiran Belanda itu gagal memanfaatkan peluang emas di masa injury time. Andai berhasil dikonversi menjadi gol, Utrecht akan meraih kemenangan dramatis 3-2.
"Ini tanpa diragukan lagi adalah kesempatan terbesar yang saya lewatkan. Semua pemain sangat mendukung. Saya ingin sekali mencetak gol pertama saya untuk FC Utrecht," kata Jonathans menyesal dikutip dari Soccernews.
"Saya melihat seorang pemain bergerak ke sudut lain, sudut saya terbuka, tetapi saya terlalu banyak menendang bola dengan bagian dalam kaki saya. Saya hampir saja tenggelam."
Pelatih FC Utrecht, Ron Jans, juga ikut angkat suara saat itu. Ia justru menunjukkan empati atas kegagalan anak asuhnya tersebut.
Baca Juga: Sebelum Justin Hubner, Pemain Keturunan Maluku Lebih Dulu Gabung Fortuna Sittard
“Saat Miliano berusia 84 tahun, saya pikir dia masih akan memikirkan ini,” ujar Jans kepada ESPN Belanda.
Latar Belakang dan Potensi Besar Miliano Jonathans
Miliano Jonathans bukan nama asing di sepak bola Belanda. Ia menimba ilmu di akademi Vitesse dan sempat mencuri perhatian saat bermain di kasta kedua, Keuken Kampioen Divisie, sebelum hijrah ke FC Utrecht pada Januari 2024.
Sejak saat itu, ia telah mencatatkan 10 penampilan resmi di Eredivisie, meski belum menjadi starter reguler.
Nilai pasarnya saat ini mencapai Rp15,64 miliar menurut Transfermarkt, menjadikannya sebagai salah satu winger muda potensial dengan harga tinggi yang bisa dinaturalisasi oleh Indonesia.
Akar Indonesia dan Jalan Menuju Garuda
Jonathans diketahui memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Depok, Jawa Barat. Bahkan nama keluarga “Jonathans” masuk dalam daftar 12 marga Kaum Depok, komunitas bersejarah yang memiliki akar budaya kuat di Indonesia.
Secara regulasi, Jonathans memenuhi syarat FIFA untuk berpindah asosiasi karena belum pernah bermain dalam laga kompetitif bersama Timnas Belanda di level senior.
Proses administrasi pun diyakini bisa berjalan mulus jika kesepakatan tercapai.
Dalam wawancara singkat dengan Transfermarkt.co.id, Jonathans memberikan sinyal terbuka terhadap proses naturalisasi ini.
“Saya belum bisa berbicara banyak,” ujarnya.
“Tapi (perkembangannya) bisa menjadi (ke arah) positif.”
Jika proses ini rampung sebelum September 2025, Jonathans diprediksi akan langsung dipanggil untuk FIFA Matchday menghadapi Lebanon dan Kuwait.
Ia bahkan berpotensi membentuk duet baru bersama Romeny — andai striker Oxford United itu pulih tepat waktu.
Keinginan PSSI mendatangkan Jonathans juga tak lepas dari struktur kepelatihan Timnas Indonesia yang kini sarat aroma Belanda.
Patrick Kluivert menjadi pelatih kepala, didampingi oleh staf teknis seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, hingga Jordi Cruijff dan Simon Tahamata.
Jika naturalisasi Jonathans berhasil, ia tak hanya akan menambah kedalaman skuad Garuda, tapi juga menjadi simbol kesinambungan antara filosofi sepak bola Belanda dengan visi PSSI membangun tim masa depan.
Berita Terkait
-
Thijs Dallinga Ogah Bahas Peluang Bela Belanda, Sepakat Perkuat Timnas Indonesia?
-
Miliano Jonathans Dipepet PSSI: Duet Maut dengan Ole Romeny
-
Pemain Keturunan Posisi Gelandang Punya Darah ASEAN Debut di Barcelona Langsung Cetak Gol
-
Niat Terselubung Menteri Ara Rogoh Kocek Pribadi Rp400 Juta Buat Timnas U-23
-
Piala AFF U-23: Timnas Vietnam Berikan Tamparan Keras bagi para Pengkritik Shin Tae-yong
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Kontrak Segera Habis, Nathan Tjoe-A-On Bakal Merumput di Super League?
-
Debut John Herdman, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis 27 Maret
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Transfer ke Arab Saudi Kembali Memanas! Salah Bakal Susul Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane
-
Souza Tak Gentar Poin Persib Bandung, Mauro Zijlstra dan Shayne Pattynama Siap Dongkrak Persija
-
Kontrak di Juventus Tak Jelas, Barcelona Siap Tampung Dusan Vlahovic Asal Mau Potong Gaji
-
Angkat Topi untuk Benjamin Sesko tapi Carrick Akui Lini Depan Manchester United Tumpul
-
5 Pemain Termahal Super League Usai Bursa Transfer, Persib Mendominasi
-
Debut John Herdman di FIFA Series 2026, Jadwal Timnas Indonesia Sepadat Ini
-
Jadwal Pekan ke-21 BRI Super League: Persib 'Menghilang', Persija Dijamu Bali United