Suara.com - Kepindahan Jay Idzes ke Genoa pupus karena sosok bernama Leo Ostigard yang sudah resmi bergabung Rossoblu.
Jay Idzes sempat dikabarkan akan merapat ke Genoa, apalagi ia telah mencapai kesepakatan pribadi.
Akan tetapi, transfer itu urung terjadi karena Venezia mematok harga kapten Timnas Indonesia yang terlalu mahal.
Genoa yang mencari bek anyar kemudian merekrut Leo Ostigard dari klub Prancis, Rennes. Siapakah dia?
Klub berjuluk Il Grifone itu secara resmi membuat langkah besar dengan memulangkan bek tangguh, Leo Ostigard yang sebelumnya santer dikaitkan dengan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Tak tanggung-tanggung, Genoa dilaporkan rela merogoh kocek hingga 8 juta euro (setara Rp151 miliar) untuk memboyong bek asal Norwegia itu dari klub Prancis, Rennes.
Mengacu pada laporan Football Italia, kesepakatan ini menggunakan skema peminjaman yang disertai dengan opsi pembelian permanen jika kondisi-kondisi tertentu dalam kontrak berhasil dipenuhi.
Besarnya dana yang digelontorkan menjadi sinyal kuat betapa pentingnya peran Ostigard dalam rencana taktik tim untuk musim depan.
Kembali ke Pelukan Lama
Bagi para pendukung Genoa, nama Ostigard tentu tidak asing. Ini adalah kali kedua ia mengenakan seragam Rossoblu.
Baca Juga: Jay Idzes: Bursa Transfer Itu Berbahaya
Momen 'pulang' ini membawa nuansa nostalgia, sebab pada tahun 2022 lalu, ia sempat dipinjamkan ke Genoa dari klub Inggris, Brighton & Hove Albion.
Meskipun kala itu penampilannya cukup solid dan menuai pujian, ia gagal menyelamatkan tim dari jurang degradasi.
Setelah meninggalkan Genoa, Ostigard justru menapaki puncak kariernya di Italia. Ia bergabung dengan Napoli dan menjadi bagian dari skuad historis yang sukses merengkuh gelar Scudetto musim 2022/2023 di bawah komando Luciano Spalletti.
Selama dua musim membela Il Partenopei, ia mencatatkan 43 penampilan dengan sumbangan tiga gol.
Petualangannya berlanjut saat ia dijual ke Rennes pada musim panas 2024.
Namun, kariernya di Ligue 1 kurang bersinar, yang membuatnya dipinjamkan ke klub Bundesliga, Hoffenheim pada paruh kedua musim 2024/2025.
Berita Terkait
-
Belum Laku, Pejabat Venezia Terancam Dipecat Gara-Gara Jay Idzes
-
Orang Dalam Venezia Bongkar Alasan Jual Mahal Jay Idzes
-
Launching Skuad Venezia, Wajah Lesu Jay Idzes Disorot, Gabung Setengah Hati?
-
Sikap Jay Idzes Mau Dibeli Klub Serie A Liga Italia: Selalu Ada Saja yang Terjadi
-
Jay Idzes: Bursa Transfer Itu Berbahaya
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Siapa Leo Wallin Wennerholm? Bek Tengah Keturunan Indonesia yang Rajin Cetak Gol dan Assist
-
Siapa Cino Cloos? Kiper Keturunan Cirebon di Ajax Amsterdam, 'Senior' Maarten Paes
-
Cerita Adik Pemain Persib Dion Markx, Xavier Markx Jadi Kapten di Tim Vitesse Arnhem
-
Pertaruhan Nasib Mikel Arteta di Arsenal, Raih Gelar Liga Inggris atau Dipecat
-
Satu Nama Berpengalaman Eropa Menguat Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Hasil Persis Solo vs Persib Bandung: Gol Tunggal Andrew Jung Menangkan Pangeran Biru
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Ajax Amsterdam Segera Resmikan Maarten Paes, Dean James Batal Direkrut
-
John Herdman Hapus Debat Lokal vs Diaspora: Kita Melawan Musuh, Bukan Diri Sendiri
-
Kursi Pelatih Kosong, Timnas Indonesia U-17 Jalani Laga Uji Coba Krusial Lawan China