Meski begitu, hubungan baik antara Asnawi dan Shin Tae-yong bisa membuka kemungkinan negosiasi dengan pihak klub.
Pemain ketiga yang kemungkinan direkrut adalah Pratama Arhan, bek sayap energik yang kini bermain untuk Bangkok United.
Pratama Arhan sudah lama berada dalam pengawasan dan pembinaan Shin Tae-yong sejak level U-19.
Lemparan jauhnya bahkan menjadi senjata khas yang dimanfaatkan oleh STY di berbagai laga Timnas.
Kini, Arhan bermain di Liga Thailand dan terikat kontrak sampai 2027 bersama Bangkok United.
Jika Ulsan HD datang dengan tawaran resmi, Pratama Arhan bisa saja mempertimbangkan kembali bermain di Korea Selatan.
Terlebih, dia sebelumnya pernah merumput di sana bersama Tokyo Verdy, meskipun tidak mendapat banyak kesempatan bermain.
Peluang ketiga pemain Timnas Indonesia itu untuk bergabung ke Ulsan HD sangat terbuka, tergantung keputusan akhir Shin Tae-yong.
Kedekatan emosional antara Shin Tae-yong dan para pemain bisa menjadi nilai tambah dalam proses perekrutan.
Baca Juga: Ulsan HD Sudah Ajukan Kontrak untuk Shin Tae-yong, Menunggu Tanda Tangan
Di sisi lain, Ulsan HD juga mendapatkan keuntungan jika mendatangkan pemain yang sudah memahami taktik sang pelatih.
Para pemain Timnas Indonesia juga akan mendapatkan eksposur lebih tinggi jika tampil di Liga Korea yang kompetitif.
Hal ini bisa mendorong karier mereka untuk naik kelas dan menjadikan mereka lebih siap di level internasional.
Shin Tae-yong dikenal senang menggunakan pemain yang telah ia bentuk dan pahami secara teknis dan mentalitas.
Karena itu, tidak menutup kemungkinan ia akan membawa anak-anak asuhnya jika resmi menjadi pelatih Ulsan HD.
Media Korea juga melihat potensi besar Shin Tae-yong dalam membangun kembali performa Ulsan HD yang tengah terpuruk.
Kehadiran STY diharapkan dapat mengangkat kembali performa klub yang pernah berjaya di K-League tersebut.
Jika kabar ini terealisasi, maka karier para pemain Indonesia di luar negeri bisa semakin berkembang.
Khususnya Rizky Ridho yang sudah saatnya menjajal liga yang lebih kompetitif dari Liga 1 Indonesia.
Asnawi dan Arhan pun bisa naik level jika mendapatkan pelatihan langsung di Korea dengan fasilitas lebih baik.
Kombinasi pelatih Korea dan pemain Indonesia bisa jadi angin segar bagi perkembangan sepak bola nasional.
Kiprah Shin Tae-yong di level klub akan menjadi ujian baru setelah bertahun-tahun melatih tim nasional.
Para fans Timnas Indonesia tentu menantikan bagaimana perkembangan ini akan berdampak pada performa pemain di timnas.
Apalagi jika para pemain yang dibawa bisa berkembang dan kembali membela Garuda dengan kualitas lebih matang.
Kehadiran mereka di K-League juga bisa membuka mata klub-klub Asia lainnya untuk melirik talenta dari Indonesia.
Langkah ini bisa menjadi batu loncatan bagi generasi baru pemain Indonesia untuk bermimpi menembus kancah Asia.
Sementara itu, keputusan final mengenai pelatih Ulsan HD akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Jika Shin Tae-yong ditunjuk secara resmi, maka spekulasi tentang perekrutan tiga pemain Timnas Indonesia akan semakin kuat.
Pihak klub juga diyakini akan mempertimbangkan masukan dari pelatih baru mereka mengenai pemain tambahan.
Apapun keputusan akhirnya, kabar ini menambah semangat baru bagi sepak bola Indonesia di level internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular