Erick Thohir PSSI sejak awal menekankan pentingnya kontinuitas dan regenerasi. Langkah Mauro adalah realisasi dari visi tersebut dalam bentuk nyata di lapangan.
Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 akan menjadi momen pembuktian Mauro. Jika bisa beradaptasi cepat, posisinya di Timnas senior bisa segera terbuka.
Pemain keturunan Timnas seperti Mauro bukan hanya pelengkap, tapi ditargetkan menjadi motor permainan. Kecepatan dan insting golnya sudah teruji di level klub.
Situasi Mauro juga menunjukkan bahwa proses naturalisasi bukan hanya untuk kebutuhan jangka pendek. Ini adalah investasi jangka panjang bagi Timnas Indonesia U-23.
Dengan kualitas Mauro, lini serang Garuda Muda diyakini akan lebih tajam. Proses naturalisasi Mauro Zijlstra dirancang untuk memaksimalkan performa kolektif tim.
Pemain keturunan Timnas dari sektor putri juga akan memperkuat skuat Merah Putih. Ketiga nama yang disebut sudah mulai mendapat perhatian pelatih.
Proses administrasi yang lancar ini memperlihatkan kerja sama baik antara PSSI, pemerintah, dan legislatif. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut dalam naturalisasi lain.
Kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Grup J juga jadi sorotan. Semua mata kini tertuju pada performa Garuda Muda di kompetisi bergengsi tersebut.
Strategi pemain muda naturalisasi seperti Mauro Zijlstra patut diapresiasi. Ini bentuk nyata dari modernisasi sistem perekrutan pemain Timnas Indonesia U-23.
Baca Juga: Pelatih Lokal Ini Calon Kuat Gantikan Gerald Vanenburg, Prestasi Segudang Andalan di Saat Genting
Program naturalisasi menjadi pelengkap dari pembinaan usia muda lokal. Kombinasi keduanya diharapkan bisa menciptakan tim nasional yang solid dan kompetitif.
Erick Thohir PSSI terus menunjukkan arah pembangunan tim yang berbasis data dan performa. Proses Mauro menunjukkan seleksi dilakukan dengan cermat dan sesuai kebutuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Kursi Pelatih Kosong, Timnas Indonesia U-17 Jalani Laga Uji Coba Krusial Lawan China
-
John Herdman Temui Operator Liga, Bahas Sinkronisasi Jadwal Super League dan Timnas Indonesia
-
Siklus 'Ganti Koki, Ganti Masakan': John Herdman dan Budaya Reset Total di Tubuh Timnas Indonesia
-
Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang
-
Reaksi Dean James Usai Go Ahead Eagles Kandas di Liga Europa
-
Dedi Kusnandar Comeback! Bojan Hodak Siapkan Peran Vital Gantikan Marc Klok di Persib
-
Persib Bandung Pantang Jemawa, Bojan Hodak Anggap Persis Solo Tim Berbahaya di Tangan Coach Milo
-
Puncak Klasemen Terancam, Teja Paku Alam Haramkan Persib Terpeleset di Kandang Persis Solo
-
Persib vs Persis Solo: Misi Curi Poin di Manahan Tanpa Jenderal Lapangan Tengah
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas