Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tak sabar untuk kembali menghadapi Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober mendatang.
Timnas Indonesia yang berada di grup B akan berhadapan juga dengan Irak demi mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
Seluruh laga grup ini akan digelar di Arab Saudi, menambah tantangan sekaligus motivasi bagi Timnas Indonesia.
Maarten Paes yang memperkuat Dallas FC, menyatakan antusiasmenya dalam wawancara dengan media Amerika, WFAA, seraya mengenang pengalaman berkesan saat bermain di Jeddah.
Pada September 2024, Timnas Indonesia berhasil mencuri satu poin berharga dengan menahan imbang Arab Saudi 1-1 di Jeddah.
Laga tersebut menjadi debut Paes sebagai WNI, di mana ia tampil gemilang dengan menggagalkan penalti bintang Arab Saudi, Salem Al Dawsari.
“Bermain di Arab Saudi sangat berkesan. Dukungan suporter Indonesia di sana membuat kami merasa seperti di rumah sendiri,” ungkap Paes.
Ia menyoroti besarnya komunitas Indonesia di Arab Saudi, yang menjadi penyemangat tim meski berstatus tamu.
“Di luar Indonesia, komunitas terbesar kami ada di sana,” tambahnya.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Jadi Tantangan Berat bagi Gerald Vanenburg
Paes juga mengenang pengalaman tak terlupakan saat membela Timnas Indonesia di hadapan 80 ribu penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, serta saat bertanding di China di depan 60 ribu penonton.
“Atmosfernya luar biasa, memberikan perspektif hidup yang berbeda. Saya ingin mempelajari budaya Indonesia lebih dalam,” ujar kiper 26 tahun ini.
Sebagai pemain keturunan, Paes merasa bangga bisa berkontribusi untuk tanah leluhurnya, dengan mimpi besar membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Statistik Paes di putaran ketiga kualifikasi menunjukkan performa solid, ia mencatatkan 78% akurasi penyelamatan dan rata-rata 3,2 penyelamatan per laga, termasuk penyelamatan penalti krusial di Jeddah.
Keberaniannya di bawah mistar dan kemampuan membaca permainan membuatnya menjadi pilar penting Garuda Muda.
Namun, tantangan di putaran keempat akan lebih berat, dengan Arab Saudi yang haus revans dan Irak yang dikenal agresif di lini serang.
Berita Terkait
-
Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Jadi Tantangan Berat bagi Gerald Vanenburg
-
Kata Kadek Arel Soal Kans Timnas Indonesia Juara Grup Kualifikasi Piala Asia U-23
-
Statistik Gila Nik Prelec: Bisa Bikin Ole Romeny Jadi Camat di Oxford United
-
Siapa Pahlawan Timnas Indonesia di Sea Games yang Dimaksud Erick Thohir?
-
Plus Elkan Baggott, 15 Pemain Timnas Indonesia Merumput di Eropa, Serie A Hingga Liga Inggris
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain
-
Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya
-
Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026
-
Performa Mulai Jadi Sorotan, Cristiano Ronaldo Kini Titik Lemah Portugal di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Picu Kontroversi, Dianggap Dapat Perlakuan Khusus FIFA
-
Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, FIFA Undang YouTuber Korsel Nonton Korea Selatan vs Meksiko
-
Hasil Piala Dunia 2026: Luis Diaz Cetak Satu Gol dan Assist, Bawa Kolombia Hajar Uzbekistan
-
Taktik Penalti 'Stutter-Step' Harry Kane di Piala Dunia 2026 Banjir Kecaman
-
Mandul 10 Laga Beruntun, Cristiano Ronaldo Catat Rapor Merah Saat Portugal Ditahan Kongo