Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menunjukkan mentalitas yang sangat dewasa dalam menyikapi popularitasnya yang luar biasa di kalangan penggemar sepak bola Tanah Air.
Justin Hubner resmi bergabung dengan klub Eredivisie, Fortuna Sittard mulai musim 2025/2026.
Ia menegaskan bahwa ketenaran bukanlah jaminan bermain starter di sana dan punya tekad untuk membuktikan kualitasnya di panggung sepak bola Eropa.
Kepindahan Hubner ke Fortuna Sittard dengan kontrak hingga Juni 2028 memang menyita perhatian media Belanda.
Pengalamannya di Inggris bersama Wolverhampton Wanderers dan sempat merumput di Jepang menjadi nilai lebih tersendiri.
Namun, tidak bisa dipungkiri popularitasnya di Asia, terutama Indonesia, berada di level yang berbeda.
Berkat kiprahnya bersama skuad Garuda, pengikutnya di Instagram meroket hingga lebih dari 3,8 juta.
Meskipun demikian, bek 21 tahun ini menyadari betul bahwa angka di media sosial tidak bisa diterjemahkan menjadi performa di atas lapangan hijau.
“Ya, tapi sayangnya itu tidak bisa dibelikan apa-apa,” kata Hubner, dilansir dari kanal YouTube ESPN NL.
Baca Juga: Berikut Ini 15 Pemain Timnas Indonesia yang Tetap Bermain di Eropa
Pemain berusia 21 tahun ini menegaskan bahwa pada akhirnya, pembuktian diri melalui kerja keras adalah hal yang paling penting.
“Pengikut itu memang menyenangkan, tapi begitu kamu berada di lapangan, kamu tidak bisa mengandalkan itu. Kamu tetap harus membuktikan diri,” sambung pemain berusia 21 tahun itu.
Meski namanya begitu tenar di Indonesia, Justin Hubner sadar bahwa perjalanannya untuk diakui di level tertinggi Eropa masih sangat panjang.
Ia pun menaruh ambisi besar untuk bisa menjadi sosok pemain yang disegani di Benua Biru.
“Di negara-negara seperti itu memang begitu. Tapi sekarang saya masih harus membuktikan diri di Belanda dan Eropa. Bahwa saya juga bisa jadi sosok besar di sini,” tegas Hubner.
Kini bersama Fortuna Sittard, Justin Hubner memulai lembaran baru dalam kariernya.
Ia berharap bisa mendapatkan menit bermain reguler untuk berkembang dan membuktikan bahwa ia layak bersinar di kompetisi Eredivisie musim 2025/2026.
Berita Terkait
-
Venezia Bawa Jay Idzes ke Belgia dan Prancis, Mau Dijual ke LOSC Lille?
-
Sinkronisasi Jadwal! Super League dan Timnas Indonesia Jalan Beriringan Musim Depan
-
Jadwal Liga Tak Ganggu Timnas! Super League Libur Saat Tim Garuda Tanding
-
Adaptasi Cepat! Rafael Struick Nyaman di Dewa United, Siap Tempur Musim Baru
-
Peluang Besar Kevin Diks Jadi Starter Borussia Monchengladbach di Pekan I Bundesliga
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade
-
Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur