Shin Tae-yong pun dihadapkan pada target yang tidak mudah: mempertahankan dominasi domestik di tengah persaingan sengit melawan Jeonbuk Hyundai Motors, FC Seoul, dan Pohang Steelers, sekaligus mengembalikan nama Ulsan sebagai kekuatan utama di Liga Champions Asia.
Langkah ini juga memberi angin segar bagi sepak bola Indonesia.
Tak sedikit yang berspekulasi bahwa pintu masuk bagi pemain Indonesia ke Liga Korea kini terbuka lebih lebar, mengingat kedekatan Shin Tae-yong dengan para pemain Garuda.
Ulsan HD sendiri sangat percaya dengan rekam jejak STY. “Keberhasilannya bersama Timnas Korea dan kontribusinya dalam membentuk Timnas Indonesia yang kompetitif jadi alasan utama kami menunjuknya,” ungkap perwakilan klub dalam pernyataan resmi.
Kini, dengan kombinasi manajemen profesional, fasilitas kelas dunia, dan tangan dingin Shin Tae-yong, banyak yang memprediksi Ulsan bisa melangkah lebih jauh musim ini.
Apakah ini pertanda bahwa Shin Tae-yong benar-benar naik level, dari pelatih timnas negara berkembang ke juru taktik klub papan atas Asia? Waktu akan menjawab.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan