Suara.com - Pemain keturunan yang punya nilai pasar dua kali lipat dari Mees Hilgers merasa tak terburu-buru menentukan masa depannya dan memilih tenang serta fokus dengan kariernya di Liga Turki. Siapa dia?
Bukan rahasia lagi jika Timnas Indonesia memiliki banyak stok pemain keturunan di Eropa yang tinggal dibujuk untuk membela negara leluhurnya.
Mayoritas pemain keturunan ini lahir dan besar di Belanda, mengingat sejarah panjang Indonesia dengan negeri Kincir Angin itu.
Para pemain keturunan yang berasal dari Belanda ini memiliki rekam jejak apik karena berkiprah di level teratas baik di negara kelahirannya maupun di luar negeri.
Di skuad Timnas Indonesia saat ini, ada enam pemain keturunan yang berkiprah di kasta teratas Belanda atau Eredivisie.
Kelima pemain itu adalah Calvin Verdonk, Dean James, Justin Hubner, Mees Hilgers, Eliano Reijnders, hingga calon pemain naturalisasi, Mauro Zijlstra.
Lalu di luar Eredivisie, para pemain keturunan kelahiran Belanda juga ada yang bermain di kompetisi top Eropa seperti Liga Turki seperti Jayden Oosterwolde.
Jayden, sapaannya, bermain bagi raksasa Turki, Fenerbahce, yang kini ditukangi oleh pelatih top sekaliber Jose Mourinho.
Karena bermain di klub besar dan ditukangi Mourinho, banyak pendukung Timnas Indonesia yang berharap agar Jayden dinaturalisasi.
Baca Juga: Mulai Persiapan, Alex Pastoor Analisis Lawan Timnas Indonesia
Tapi Jayden Oosterwolde nampak memilih tenang dan tidak terburu-buru menentukan masa depannya seperti memilih negara yang akan dibelanya.
Didekati Indonesia tapi Mengharapkan Belanda
Jayden Oosterwolde dilabeli oleh para pendukung Timnas Indonesia sebagai pemain keturunan Grade A karena rekam jejaknya di sepak bola Eropa.
Tercatat pemain berusia 24 tahun itu pernah bermain bagi FC Twente (Belanda), Parma (Italia), dan kini membela Fenerbahce (Turki).
Karena rekam jejaknya itu, Jayden punya nilai pasar dua kali lipat dari Mees Hilgers, yakni sekitar 13 juta euro (Rp247 miliar).
Tingginya nilai pasar itu tak lepas dari kualitasnya. Sebagai bek kiri, Jayden punya kualitas yang baik dalam bertahan dan menyerang.
Tak mengherankan pemain berpostur 189 cm itu diharapkan bisa dinaturalisasi oleh PSSI, meski stok bek kiri atau bek tengah Timnas Indonesia menumpuk.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Panduan Lengkap Cara Menuju Indonesia Arena Tonton Final Piala Asia Futsal 2026
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar